Perubahan Lingkungan Ekologi dalam Cerpen Sumur Karya Eka Kurniawan

ALYSA LATIKA AMATULLAH (2022) Perubahan Lingkungan Ekologi dalam Cerpen Sumur Karya Eka Kurniawan. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
121911133134_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (318kB)
[img] Text (BAB I)
121911133134_BAB I.pdf

Download (107kB)
[img] Text (FULLTEXT)
121911133134_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian dengan judul “Perubahan Lingkungan dalam Cerpen Sumur Karya Eka Kurniawan” ini bertujuan untuk mengungkapkan struktur dan pembahasan mengenai perubahan lingkungan alam. Penelitian ini memanfaatkan teori struktural Robert Stanton terkait fakta-fakta penceritaan dan sarana sastra serta teori ekokritik Greg Garrard. Dalam cerpen Sumur karya Eka Kurniawan alur yang digunakan yaitu alur maju dan mundur, penceritaan cenderung berkembang dari tahap awal hingga akhir. Karakter atau tokoh dalam cerpen Sumur sangat diperlukan kehadirannya satu sama lain. Latar penceritaan yang terdapat pada cerpen Sumur meliputi latar waktu dan latar tempat. Terdapat sepuluh latar tempat dalam cerpen Sumur yaitu mata air, sumur, rumah Siti, rumah Toyib, penjara, perkebunan dan persawahan, kota, sungai, warung makan, dan rumah Siti di kota. Latar waktu dibagi menjadi masa kecil, masa remaja, dan masa dewasa. Sarana-sarana sastra juga dimanfaatkan melalui sudut pandang yang ditemukan pada cerpen Sumur yaitu menggunakan sudut pandang campuran orang pertama sampingan dan orang ketiga terbatas. Sedangkan simbolisme yang terdapat pada cerpen merupakan sumur sebagai objek yang menghubungkan antara manusia dengan kondisi perubahan alam berupa kekeringan. Pemaknaan mengenai perubahan lingkungan teridentifikasi melalui pastoral dan apokaliptik. Pada narasi pastoral terdapat peristiwa retreat dan return mengenai migrasi penduduk perkampungan. Kemudian terdapat unsur arcadia berupa idylls dan nostalgia kerinduan akan kehidupan perkampungan yang bermakna migrasi ke kota bukan menjadi solusi tunggal, untuk melanjutkan kehidupan yang bahagia. Sedangkan narasi apokaliptik membahas mengenai lingkungan apokaliptik dan visi atau ramalan yang terjadi pada lingkungan alam. Dampak dari kekeringan merugikan semua makhluk hidup baik manusia, tumbuhan, dan binatang.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 S.FIB.I 159 - 23 Aly p
Uncontrolled Keywords: Structure, Ecocriticism, Environmental Crisis, Settlements.
Subjects: P Language and Literature > PL Languages and literatures of Eastern Asia, Africa, Oceania > PL5051-5497 Malayan (Indonesian) languages
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Indonesia
Creators:
CreatorsNIM
ALYSA LATIKA AMATULLAHNIM121911133134
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorIDA NURUL CHASANAHNIDN0014116902
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 15 Sep 2026 01:00
Last Modified: 15 Sep 2026 01:00
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146732
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item