PRAKTIK KEDOKTERAN PADA PLATFORM KESEHATAN DIGITAL

WELLA MARETA NANDA, - (2022) PRAKTIK KEDOKTERAN PADA PLATFORM KESEHATAN DIGITAL. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN I)
031911133104 HALAMAN I.pdf

Download (808kB)
[img] Text (BAB I)
031911133104 BAB I.pdf

Download (96kB)
[img] Text (FULL TEXT)
031911133104.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Eksistensi platform kesehatan digital mendatangkan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan, terutama pada masa Pandemi Covid-19. Peraturan perundang-undangan di Indonesia belum memberikan pengaturan praktik kedokteran melalui platform kesehatan digital, sehingga terjadi kekosongan hukum dalam penyelenggaraan praktik kedokteran melalui platform kesehatan digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis batasan kewenangan dan implikasi hukum praktik kedokteran melalui platform kesehatan digital. Metode penelitian yang digunakan, yakni pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conseptual approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa batasan kewenangan dokter dalam praktik kedokteran melalui platform kesehatan digital selama Pandemi Covid-19 meliputi anamnesis secara daring, menegakkan diagnosis, melakukan tata laksana pemeriksaan penunjang berupa laboratorium, pencitraan maupun terapi, memberikan rujukan pada Fasyankes dan meresepkan obat-obatan tertentu dan/atau alat kesehatan. Selain itu, larangan bagi dokter dalam menjalankan praktik kedokteran melalui platform kesehatan digital, yakni memberikan resep obat yang termasuk dalam golongan narkotika, psikotropika dan obat keras tertentu sesuai peraturan perundang-undangan dan memberikan surat keterangan dokter. Hukum positif yang memberikan legalitas bagi dokter dalam menjalankan praktik kedokteran melalui platform kesehatan digital selama Pandemi Covid-19, yakni Peraturan Konsil Kedokteran Indonesia Nomor 74 Tahun 2020 tentang Kewenangan Klinis dan Praktik Kedokteran Melalui Telemedicine Pada Masa Pandemi Covid-19. Pada saat Pandemi Covid-19 dinyatakan berakhir, maka dokter tidak memiliki legalitas menjalankan praktik kedokteran melalui platform kesehatan digital. Berkaitan dengan tanggung jawab para pihak di dalam penyelenggaraan platform kesehatan digital, bahwa terdapat batasan tanggung jawab yang dibebankan berdasarkan adanya unsur kesalahan yang melekat pada pihak yang menimbulkan kerugian.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 S.FH 160 - 23 Wel p
Uncontrolled Keywords: Medical Practice; Digital Health Platform.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General) > R5-920 Medicine (General)
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA960-1000.5 Medical centers. Hospitals. Dispensaries. Clinics
Divisions: 03. Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum
Creators:
CreatorsNIM
WELLA MARETA NANDA, -NIM031911133104
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorPRILIAN CAHYANI, -NIP198304252010122004
Depositing User: Dewi Puspita
Date Deposited: 16 Sep 2026 00:35
Last Modified: 16 Sep 2026 00:35
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146919
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item