SARWENDAH PRATIWI BUDIMAN (2022) EFEK PEMBERIAN EKSTRAK CURCUMA LONGA TERHADAP JUMLAH FIBROBLAS DAN KEPADATAN KOLAGEN PADA ANASTOMOSIS INTESTINAL: STUDI PADA HEWAN COBA NEW ZEALAND RABBIT. Thesis thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
012015653033_HALAMAN JUDUL.pdf Download (157kB) |
|
|
Text (BAB I)
012015653033_BAB I.pdf Download (44kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
012015653033_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Latar belakang: Kebocoran anastomosis usus merupakan hal yang dikhawatirkan setelah penjahitan usus, karena dapat mengakibatkan morbiditas hingga mortalitas. Curcuma longa (turmeric) telah diketahui memiliki efek penyembuhan luka yang baik dengan meningkatkan jumlah fibroblas dan deposisi kolagen, namun efeknya pada anastomosis usus belum diketahui. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental pada kelinci New Zealand untuk mengetahui efek pemberian ekstrak Curcuma longa oral pada jumlah fibroblas dan kepadatan kolagen pada anastomosis usus. Metode: Penelitian ini adalah studi eksperimental yang dilakukan pada hewan coba kelinci (New Zealand white rabbit) dengan menggunakan rancangan penelitian randomisasi sederhana. Hewan coba dibagi ke dalam dua kelompok perlakuan, yang diberi ekstrak Curcuma longa setelah laparotomi reseksi anastomosis usus dan yang tidak diberikan ekstrak Curcuma longa per oral secara acak, kemudian dievaluasi jumlah fibroblas dan kepadatan kolagen daerah anastomosis pada hari ke 5. Hasil: Sebanyak 36 kelinci putih New Zealand dilakukan laparotomi reseksi anastomosis usus, kemudian dibagi ke dalam 2 kelompok secara acak: kelompok kontrol dan kelompok yang diberikan ekstrak Curcuma longa oral selama 4 hari setelah perlakuan. Hasil analisis pada hari ke 5 setelah perlakuan menunjukkan kelompok kontrol memiliki nilai rerata jumlah fibroblas yang lebih rendah (9,89) dibandingkan dengan kelompok yang diberikan Curcuma longa oral (27,11) dengan p value 0,000. Skor kepadatan kolagen pada kelompok kontrol memiliki nilai terendah +2 dan nilai tertinggi +3. Skor kepadatan kolagen pada kelompok perlakuan memiliki nilai terendah +3 dan nilai tertinggi +4. Nilai rerata skor kolagen lebih tinggi pada kelompok perlakuan (26,39) dibandingkan pada kelompok kontrol (10,61) dengan p value 0,000. Kesimpulan: Pemberian ekstrak Curcuma longa oral berpengaruh dalam anastomosis usus dengan meningkatkan jumlah fibroblas dan kepadatan kolagen. Kata kunci: anastomosis usus, Curcuma longa, fibroblas, kolagen
| Item Type: | Thesis (Thesis) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK Sp.FK.BA 03 - 23 Sar e | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | intestinal anastomosis, Curcuma longa, fibroblast, collagen | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RD Surgery > RD92-97.8 Emergency surgery. Wounds and injuries | |||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S2 Ilmu Kedokteran Klinik | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Ika Rudianto | |||||||||
| Date Deposited: | 16 Sep 2026 00:57 | |||||||||
| Last Modified: | 16 Sep 2026 00:57 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146954 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


