HUBUNGAN FAKTOR PREDISPOSING, REINFORCING, DAN ENABLING TERHADAP PERILAKU TIDAK AMAN MENGEMUDI (Studi pada Pengemudi Bus Transjakarta Koridor I)

TASA NABILLA (2023) HUBUNGAN FAKTOR PREDISPOSING, REINFORCING, DAN ENABLING TERHADAP PERILAKU TIDAK AMAN MENGEMUDI (Studi pada Pengemudi Bus Transjakarta Koridor I). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
101811535020_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
101811535020_BAB I.pdf

Download (842kB)
[img] Text (FULLTEXT)
101811535020_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Transportasi umum merupakan faktor penting yang menjadi jantung mobilitas kehidupan di perkotaan karena mampu mengurangi kemacetan akibat pemakaian kendaraan pribadi, menghemat waktu dan tenaga, serta dapat meminimalisir pengeluaran untuk transportasi. Transjakarta Koridor I rute Blok M menuju Kota merupakan salah satu bus yang menghubungkan wilayah padat pekerja seperti di Jalan Sudirman dengan pusat perdagangan di Kota sehingga keselamatan dan keamanannya merupakan faktor penting yang harus ditekankan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perilaku tidak aman mengemudi pada Pengemudi Bus Transjakarta Koridor I (Blok M – Kota) shift kerja 1 dengan mengadopsi dari Teori Lawrence Green. Metode penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancang studi cross-sectional. Penelitian ini dilakukan pada 22 Pengemudi Bus Transjakarta shift 1 dan data primer diperoleh dengan penyebaran menggunakan panduan kuesioner dan observasi. Hasil penelitian didapatkan bahwa mayoritas berjenis kelamin pria (90,9 %) dengan rentang usia 40 – 47 tahun (54,5 %); berpendidikan SMA/ SMK (72,7 %); memiliki pengalaman lebih dari sama dengan 3 tahun (81,8 %); serta lama istirahat 30 menit (72,7 %). Responden mayoritas telah memiliki pengetahuan tinggi (72,7 %); kondisi kendaraan baik (81,8 %); mengendarai bus gandeng (90,9 %); memiliki dukungan keluarga baik (90,9 %) serta memiliki perilaku tidak aman yang termasuk ringan (77,3 %). Faktor yang berhubungan dengan perilaku tidak aman mengemudi meliputi tingkat pengetahuan (p-value = 0,001) dan kondisi kendaraan (p-value = 0,004). Sedangkan variabel yang tidak memiliki hubungan dengan perilaku tidak aman meliputi usia (p-value = 0,933); jenis kelamin (p-value = 0,445); tingkat Pendidikan (p-value = 0,628); masa kerja (p-value = 0,251); lama istirahat (p-value =0,684); jenis kendaraan (p-value = 0,445); dan dukungan keluarga (p-value = 0,358). Kesimpulannya, faktor yang memiliki hubungan dengan perilaku tidak aman pada Pengemudi Bus Transjakarta Koridor I (Blok M – Kota) shift kerja 1 adalah tingkat pengetahuan dan kondisi kendaraan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FKM 164 - 23 Tas h
Uncontrolled Keywords: driving unsafe actions, predisposing factors, reinforcing factors, enabling factors, driver
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA773-788 Personal health and hygiene
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM
TASA NABILLANIM101811535020
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorTRI MARTIANANIDN195603031987012001
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 17 Sep 2026 06:44
Last Modified: 17 Sep 2026 06:44
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147342
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item