Hubungan Emotional Eating, Pola Konsumsi Makan, dan Sedentary Lifestyle dengan Obesitas pada Mahasiswa Tingkat Akhir

Alifia auliannisaa (2022) Hubungan Emotional Eating, Pola Konsumsi Makan, dan Sedentary Lifestyle dengan Obesitas pada Mahasiswa Tingkat Akhir. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
101811233064_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
101811233064_BAB I.pdf

Download (404kB)
[img] Text (FULLTEXT)
101811233064_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Obesitas adalah masalah gizi yang disebabkan oleh kesenjangan antara asupan zat gizi dengan kebutuhan gizi. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya obesitas, seperti perilaku makan, pola makan yang salah, dan sedentary lifestyle. Mahasiswa tingkat akhir termasuk ke dalam kelompok dewasa awal yang rentan mengalami stres akademik sehingga dapat mempengaruhi perilaku makan dan pola makannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan emotional eating, pola konsumsi makan, dan sedentary lifestyle dengan obesitas pada mahasiswa tingkat akhir di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan desain penelitian case control. Besar sampel yang digunakan dalam penelitian sebesar 38 mahasiswa tingkat akhir yang terdiri dari 19 mahasiswa kelompok kasus dan 19 mahasiswa kelompok kontrol. Sampel didapatkan dengan menggunakan metode simple random sampling. Data yang sudah didapatkan dianalisis dengan menggunakan uji statistik metode Chi-Square dan Independent t-Test sesuai dengan data yang didapatkan. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan faktor genetik obesitas (p=0,027), pola konsumsi makan (p=0,022), asupan lemak (p=0,003), dan energi dari lemak (p=0,007) dengan kejadian obesitas. Namun, tidak terdapat hubungan antara uang saku (p=0,943) dengan obesitas. Tidak terdapat hubungan antara emotional eating (p=0,501) dengan obesitas. Tidak terdapat hubungan antara asupan zat gizi makro [energi (p=0,784), protein (p=0,879), karbohidrat (p=0,758), energi dari protein (p=1,000), energi dari karbohidrat (p=0,679)] dengan obesitas. Tidak terdapat hubungan pula antara sedentary lifestyle (p=0,740) dengan obesitas. Kesimpulan yang didapatkan dari penelitian ini adalah responden yang memiliki faktor genetik obesitas, pola konsumsi makanan dominan obesogenik, serta mengalami asupan lemak harian berlebih berhubungan dengan kejadian obesitas. Pengukuran berat badan secara berkala, pengaturan pola makan, dan mengurangi sedentary lifestyle serta melakukan aktivitas fisik disarankan sebagai upaya untuk mengurangi risiko kejadian obesitas

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FKM.G 44 - 23 Ali h
Uncontrolled Keywords: Obesity, Emotional Eating, Food Consumption Patterns, Macronutrients Intake, Sedentary Lifestyle
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA773-788 Personal health and hygiene
T Technology > TX Home economics > TX341-641 Nutrition. Foods and food supply
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Program Studi Gizi
Creators:
CreatorsNIM
Alifia auliannisaaNIM101811233064
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorR. BAMBANG WIRJATMADINIDN194903202019046101
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 17 Sep 2026 07:12
Last Modified: 17 Sep 2026 07:12
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147361
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item