Alifia Intan Nirwana, - (2022) Analisis Model Matematika Orde Fraksional Penyebaran Penyakit Koinfeksi HCV-TB. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN I)
081711233018 HALAMAN I.pdf Download (759kB) |
|
|
Text (BAB I)
081711233018 BAB I.pdf Download (51kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
081711233018.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Hepatitis C (HCV) dan Tuberkulosis (TB) merupakan masalah kesehatan masyarakat di dunia, termasuk Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko berkembangnya infeksi penyakit TB secara signifikan lebih tinggi dari pasien dengan infeksi HCV daripada pasien yang tidak terinfeksi HCV, hal ini menunjukkan bahwa epidemiologis infeksi HCV dapat dikaitkan dengan TB atau memiliki kecenderungan koinfeksi HCV-TB. Skripsi ini bertujuan untuk mendapatkan bentuk sistem persamaan diferensial orde fraksional model matematika penyebaran penyakit koinfeksi HCV-TB, menganalisis kestabilan titik setimbang, dan menginterpretasi hasil simulasi dari sistem persamaan diferensial orde fraksional model matematika penyebaran penyakit koinfeksi HCV-TB. Berdasarkan analisis model, diperoleh empat titik setimbang yaitu titik setimbang bebas penyakit (non-endemik), titik setimbang endemik HCV, titik setimbang endemik TB, dan titik setimbang endemik koinfeksi HCV-TB. Kestabilan lokal dan eksistensi titik setimbang endemik bergantung pada bilangan reproduksi dasar (R_0). Ketika R_0<1, maka tidak ada penyebaran penyakit koinfeksi HCV-TB dan ketika R_0>1, maka terjadi penyebaran penyakit koinfeksi HCV-TB. Pada skripsi ini juga dilakukan analisis sensitivitas parameter untuk mengetahui parameter-parameter yang paling berpengaruh dan dapat dikontrol pada model koinfeksi HCV-TB yaitu parameter \delta (laju transmisi individu yang rentan menjadi terinfeksi HCV fase akut) dan \beta (laju transmisi individu rentan menjadi laten TB). Simulasi numerik dilakukan untuk menginterpretasikan dinamika penyebaran penyakit dengan variasi nilai a pada orde fraksional, dengan hasil ketika nilai 'a' semakin besar maka waktu yang dibutuhkan masing-masing populasi menuju titik setimbang akan semakin cepat. Kata Kunci : Hepatitis C (HCV), Tuberkulosis (TB), koinfeksi HCV-TB, model matematika orde fraksional, Titik setimbang, kestabilan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FST.M 75 - 23 Ali a | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Keywords : Hepatitis C (HCV), Tuberculosis (TB), HCV-TB coinfection, fractional-order mathematical model, equilibrium points, stability | |||||||||
| Subjects: | Q Science > QA Mathematics > QA1 Mathematics (General) Q Science > QA Mathematics > QA370-387 Differential Equations |
|||||||||
| Divisions: | 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Matematika | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | |||||||||
| Date Deposited: | 18 Sep 2026 00:54 | |||||||||
| Last Modified: | 18 Sep 2026 01:59 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147365 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


