Faras Alvin Kautsar, ` (2022) Perbandingan Kepadatan Tanaman Akar Wangi (Vetiveria Zizanioides) Dalam Sistem Akuaponik Terhadap Efisiensi Pakan, Feed Conversion Ratio, Dan Retensi Protein Ikan Lele (Clarias Sp.). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
141511535041COV.pdf Download (722kB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf Download (11kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
141511535041.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
"Salah satu cara pengelolaan limbah budidaya saat ini mulai banyak diminati masyarakat adalah sistem akuaponik. Sistem akuaponik adalah penggabungan Teknik akuakultur perikanan dan hidroponik pertanian. Sisa metabolisme ikan yang berupa kotoran mengandung banyak bahan organik yang berupa amonia dengan proses nitrifikasi yang akhirnya menjadi nitrit, sehingga dapat dimanfaatkan tanaman sebagai nutrisi untuk tumbuh. Ikan lele (Clarias sp.) merupakan salah satu ikan konsumsi yang paling banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Ikan lele sendiri punya kelebihan dapat bertahan di kondisi yang sangat ekstrim dan punya pertumbuhan yang cepat. Akar wangi (Veliveria zizaniodes) adalah tumbuhan yang mempunyai kemampuan beradaptasi di lingkungan yang kurang mendukung dan tidak memerlukan perawatan khusus Tujuan penelitian ini sendiri bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepadatan tanaman akar wangi (Veliveria zizaniodes) dalam system akuaponik terhadap efisiensi pakan, Feed Conversion Ratio dan Retensi Protein ikan lele (Clarias sp.). Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimental, dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan perbandingan kepadatan adalah: P0 (tanpa tanaman), P1 (12 batang), P2 (24 batang), P3 (36 batang). Parameter yang diamati adalah efisien pakan, Feed Conversion Ratio dan retensi protein. Hasil Penelitian menunjukkan Perbandingan kepadatan tanaman akar wangi selama 35 hari memberikan pengaruh yang berbeda nyata (p<0,05) terhadap efisien pakan, Feed Conversion Ratio dan retensi protein. Perlakuan terbaik dari semua perlakuan terdapat pada P3 (36 batang) dengan nilai Efisiensi pakan 1,9067 gram/perhari, Feed Conversion Ratio dengan nilai 0,5466. Sedangkan untuk retensi protein justru P2 (24 batang) yang paling baik dengan nilai 0,003651 gram/hari. "
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FPK.A.34-22 Far p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Vetiver, Aquaponik, Lele | |||||||||
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling | |||||||||
| Divisions: | 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Kelautan | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | mat sjafi'i | |||||||||
| Date Deposited: | 21 Sep 2026 08:02 | |||||||||
| Last Modified: | 21 Sep 2026 08:02 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147607 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


