HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH, POSISI KERJA DAN MASA KERJA DENGAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PUSTAKAWAN DI UNIVERSITAS AIRLANGGA

NURUL DEWI OKTAVIA, - (2022) HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH, POSISI KERJA DAN MASA KERJA DENGAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PUSTAKAWAN DI UNIVERSITAS AIRLANGGA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HAL JUDUL)
HAL JUDUL.pdf

Download (228kB)
[img] Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (62kB)
[img] Text (FULLTEXT)
101811133071.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Setiap pekerjaan tentunya memiliki risiko bahaya yang dapat mempengaruhi keselamatan dan kesehatan pekerja. Salah satu keluhan yang sering terjadi adalah keluhan musculoskeletal disorders. Keluhan ini dapat terjadi karena otot menerima beban statis secara berulang dan waktu yang lama sehingga menimbulkan rasa nyeri, gatal dan pelemahan fungsi. Pekerjaan sebagai pustakawan didominasi posisi kerja statis yaitu duduk dengan menggunakan komputer. Selain itu beberapa posisi janggal yang dilakukan oleh pustakawan seperti mengangkat, mendorong dan sebagainya juga dapat menjadi penyebab terjadinya keluhan MSDs. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kuat hubungan antara indeks massa tubuh, posisi kerja dan masa kerja dengan keluhan musculoskeletal disorders pada pustakawan di Universitas Airlangga. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancang bangun yang digunakan adalah cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah total populasi yang memenuhi syarat inklusi yaitu sebanyak 28 pustakawan. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan uji korelasi rank spearman. Hasil penelitian didapatkan tingkat keluhan MSDs ringan sebanyak 7 pustakawan (25,0%), keluhan sedang 13 pustakawan (46,4%) dan keluhan berat 8 pustakawan (28,6%). Hasil uji tatistic menunjukan kuat hubungan yang cukup kuat dan arah hubungan yang positif antara posisi kerja dengan keluhan MSDs (r =0,444), sedangkan kuat hubungan lemah dan arah hubungan positif antara indeks massa tubuh (r=0,222) dan masa kerja (r=0,158) dengan keluhan musculoskeletal disorder. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pustakawan yang memiliki posisi kerja dengan risiko tinggi dapat menyebabkan keluhan musculoskeletal disorder terutama pada bagian leher, bahu, dan punggung. Perpustakaan direkomendasikan untuk melakukan redesain stasiun kerja supaya lebih ergonomis dengan mempertimbangkan aspek antropometri dan jenis pekerjaan yang dilakukan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FKM 63 - 23 Nur h
Uncontrolled Keywords: Indeks Massa Tubuh, Posisi Kerja, Masa Kerja, Musculoskeletal Disorders
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM
NURUL DEWI OKTAVIA, -NIM101811133071
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorNOEROEL WIDAJATI, --
Depositing User: Indah Fatma
Date Deposited: 22 Sep 2026 00:41
Last Modified: 22 Sep 2026 00:41
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147624
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item