PENGARUH KESIBUKAN CEO TERHADAP KINERJA LINGKUNGAN PERUSAHAAN NON KEUANGAN YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2017-2020

M. WILDAN SULTHON AL FIKRI, - (2022) PENGARUH KESIBUKAN CEO TERHADAP KINERJA LINGKUNGAN PERUSAHAAN NON KEUANGAN YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2017-2020. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HAL JUDUL)
HAL JUDUL.pdf

Download (214kB)
[img] Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (83kB)
[img] Text (FULLTEXT)
041811333006.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Kinerja lingkungan merupakan aspek penting yang diperhatikan oleh investor saat ini dalam menanam modal di suatu perusahaan, karena keberlanjutan lingkungan sangat berpengaruh terhadap keberlanjutan sektor industri non keuangan. Isu Kesibukan CEO menjadi hal yang sangat menarik jika dihubungkan dengan peranan CEO dalam menentukan kinerja lingkungan perusahaan. Dengan menggunakan metode kuantitatif melalui Regresi Linier Berganda dengan Ordinary Least Square (OLS), penelitian ini menggunakan variabel independen Kesibukan CEO (Busyness) dan Frekuensi Rapat CEO (Meeting), dengan Kinerja Lingkungan (Environmental Performance) sebagai variabel dependen, dan variabel kontrol terdiri dari Ukuran Dewan Dieksi (Boardsize), Ukuran Komisaris Independen (Indcom), Umur Perusahaan ( Firmage), dan Auditor Eksternal yang Terkategori Big 4 (BIG 4). Dengan sampel penelitian terdiri dari perusahaan non keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) serta terdaftar sebagai Peserta Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER), dengan jumlah sampel 192 Firm year, memperoleh hasil bahwa Kesibukan CEO berpengaruh negatif terhadap kinerja lingkungan, yang artinya semakin sibuk CEO maka semakin rendah kinerja lingkungan yang dihasilkan oleh perusahaan , dan Frekuensi rapat CEO berpengaruh secara positif terhadap Kinerja Lingkungan, yang artinya semakin tinggi frekuensi rapat CEO maka semakin baik kinerja lingkungan yang dihasilkan oleh perusahan. Hasil penelitian ini mendukung adanya teory Upper Echelons Theory yang menyatakan CEO memainkan peran yang cukup strategis dalam penentuan capaian kinerja perusahaan. CEO yang sibuk tidak memiliki waktu dan energi yang cukup dalam mencurahkan tenaga dan pikirannya untuk mencapai kinerja perusahaan yang maksimal, akibatnya dapat merugikan perusaahan dan menurunnya kinerja perusahaan, termasuk juga kinerja lingkungan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 S.FEB.A 49 - 23 Mwi p
Uncontrolled Keywords: Kesibukan CEO, Frekuesni Rapat CEO, PROPER.
Subjects: H Social Sciences > HJ Public Finance > HJ9-9940 Public finance > HJ9701-9940 Public accounting. Auditing
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi
Creators:
CreatorsNIM
M. WILDAN SULTHON AL FIKRI, -NIM041811333006
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorKHUSNUL PRASETYO, --
Depositing User: prasetyo adi nugroho
Date Deposited: 22 Sep 2026 01:08
Last Modified: 22 Sep 2026 01:08
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147637
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item