KAIRA DEVI, - (2022) HUBUNGAN ANTARA PERSONAL FACTORS DAN JOB FACTOR DENGAN KEPATUHAN TERHADAP SOP (STUDI PADA PEKERJA UNIT WIDE BODY BASE MAINTENANCE MRO INDONESIA). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
HAL JUDUL.pdf Download (239kB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf Download (62kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
101811133186.pdf Restricted to Registered users only Download (6MB) | Request a copy |
Abstract
Substandard practice merupakan salah satu penyebab dasar dari kecelakaan kerja. Salah satu bentuk dari substandard practice adalah tidak mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP). Kepatuhan pekerja terhadap SOP tidak lepas dari berbagai faktor seperti faktor personal dan faktor pekerjaan. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancang bangun cross sectional. Populasi yang digunakan yaitu pekerja di unit TBX pada Dinas Wide Body Base Maintenance MRO Indonesia dengan sampel pekerja sebesar 64 orang. Observasi dilakukan terhadap 12 pekerja sebagai bentuk validasi terhadap hasil kuesioner. Data kuesioner disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan tabulasi silang yang dianalisis menggunakan koefisien kontingensi dan koefisien phi. Penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki rentang usia 22 –31 tahun (42,2%) dan 32 – 42 tahun (42,2%), berjenis kelamin laki-laki (89,1%),berpendidikan SMA/Sederajat (39,1%) dan Diploma (39,1%), memiliki masa kerja6 – 10 tahun (43,8%), mengalami stres kerja kategori sedang (50,0%), memilikipersepsi pengawasan manajer yang baik (45,3%), dan patuh terhadap SOP(79,7%). Hasil analisis menunjukkan bahwa karakteristik individu yangberhubungan dengan kepatuhan terhadap SOP adalah usia (p=0,017), sedangkanjenis kelamin (p=0,675), tingkat pendidikan (p=0,142), dan masa kerja (p=0,392)tidak berhubungan dengan kepatuhan terhadap SOP. Stres kerja tidak memilikihubungan dengan kepatuhan terhadap SOP (p=0,471) dan pengawasan manajermemiliki hubungan dengan kepatuhan terhadap SOP (p=0,038). Kesimpulan penelitian adalah semakin tua pekerja, semakin tinggi kepatuhannya terhadap SOP, apapun jenis kelamin, tingkat pendidikan, serta seberapa lamapun masa kerjanya tidak mempengaruhi kepatuhan pekerja terhadap SOP, seberapapun tingkat stres kerja yang dialami tidak mempengaruhi kepatuhan pekerja terhadap SOP, semakin baik pengawasan manajer, semakin tinggi kepatuhan pekerja terhadap SOP. Saran yang dapat diberikan adalah inspeksi harian pemenuhan kepatuhan SOP, program APD yang mengacu pada pekerja, pencatatan substandard practice,pengawasan disetiap shift kerja, penyediaan buku pengawasan, serta melanjutkan human factor training dan refreshments yang terjadwal.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FKM 66 - 23 Kai h | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Pekerja Maintenance, Kepatuhan terhadap SOP, Personal Factors, Job Factor | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine | ||||||
| Divisions: | 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Indah Fatma | ||||||
| Date Deposited: | 23 Sep 2026 07:11 | ||||||
| Last Modified: | 23 Sep 2026 07:11 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147737 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


