FEBRY HAYYU HANIFAH, - (2022) ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN PENULARAN VIRUS COVID-19 PADA REMAJA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
HAL JUDUL.pdf Download (739kB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf Download (46kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
131811133083.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Pendahuluan: Perilaku pencegahan penularan virus COVID-19 adalah salah satu cara untuk menekan angka kejadian peningkatan kasus COVID-19 di Indonesia. perilaku pencegahan dapat dilakukan dengan cara menerapkan protokol kesehatan 5M, namun anak remaja belum sepenuhnya mematuhi protokol kesehatan COVID-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan penularan virus COVID-19 pada remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi sebanyak 157 siswa. Teknik sampling menggunakan Simple Random Sampling dan didapatkan sampel 113 responden. Variabel dependen pada penelitian ini adalah perilaku pencegahan penularan virus COVID-19. Variabel independen yaitu perceived susceptibility, perceived severity, perceived benefits, perceived barriers, perceived benefits, self efficacy, cues to action. Pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner. Analisis dalam bentuk distribusi frekuensi presentase dan menggunakan Spearman Rho dengan signifikansi p ? 0,05. Hasil dari analisis : terdapat hubungan antara perceived susceptibility (p = 0,017), perceived severity (0,000), perceived benefits (0,000), perceived barriers ( 0,000), self efficacy (0,000), cues to action (0,001) dengan perilaku pencegahan penularan virus COVID-19 pada remaja. Pembahasan dan kesimpulan : Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara faktor perceived pada teori HBM dengan perilaku pencegahan penularan virus COVID-19. Didapatkan bahwa semakin tinggi persepsi (perceived susceptibility, perceived severity, perceived benefits, self efficacy, cues to action) maka semakin baik perilaku pencegahan penularan virus COVID-19, sedangkan pada perceived barriers semakin rendah persepsi maka semakin baik perilaku pencegahan penularan virus COVID-19 pada remaja.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FKP 78 - 23 Feb a | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Remaja, Protokol kesehatan, COVID-19, Health Belief Model | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing > RT1-120 Nursing | |||||||||
| Divisions: | 13. Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | prasetyo adi nugroho | |||||||||
| Date Deposited: | 23 Sep 2026 08:38 | |||||||||
| Last Modified: | 23 Sep 2026 08:38 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147752 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


