Perbandingan Perawatan Autolytic Debridement Menggunakan Hydrogel Dengan Krim Silver Sulfadiazine - Hyaluronic Acid pada Pasien Pressure Ulcer Dengan Covid-19 di Rsud Dr. Soetomo

ALMAS MIRZA MURASTOMO (2022) Perbandingan Perawatan Autolytic Debridement Menggunakan Hydrogel Dengan Krim Silver Sulfadiazine - Hyaluronic Acid pada Pasien Pressure Ulcer Dengan Covid-19 di Rsud Dr. Soetomo. Other thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
011718246304_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (216kB)
[img] Text (BAB I)
011718246304_BAB I.pdf

Download (51kB)
[img] Text (FULLTEXT)
011718246304_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Pressure ulcer merupakan lesi yang didapat akibat penekanan terhadap area tubuh dengan penonjolan tulang. Tekanan yang terlalu lama pada area permukaan tulang yang menonjol dapat mengakibatkan kerusakan jaringan lunak lokal. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui nilai Perdanakusuma II pada perawatan autolytic debridement menggunakan hydrogel dengan krim silver sulfadiazine-hyaluronic acid pada pasien pressure ulcer dengan COVID-19 di RSUD Dr. Soetomo. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian retrospektif dengan desain analitik observasional dengan sumber data penelitian menggunakan data sekunder dengan melihat variabel penelitian yang tercatat pada rekam medis pasien rawat inap di RSUD Dr. Soetomo Surabaya periode April 2020 - Maret 2021. Dipilih subjek penelitian dengan metode total sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data yang didapat akan dilakukan penilaian luka menggunakan skor perdanakusuma sebelum perawatan dan 4 minggu setelah perawatan. Hasil: Jumlah sampel penelitian adalah 28 pasien dengan pembagian 18 pasien dirawat menggunakan hydrogel dan 5 pasien dirawat dengan krim silver sulfadiazine - hyaluronic acid. Terdapat penurunan nilai Perdanakusuma II yang signifikan setelah dilakukan perawatan luka menggunakan hydrogel (p=0,001) dan krim silver sulfadiazine - hyaluronic acid (p=0,046) pada pasien COVID-19 dengan pressure ulcer di RSUD Dr. Soetomo. Tidak ada perbedaan signifikan (p=0,614) antara perawatan menggunakan hydrogel dibandingkan dengan krim silver sulfadiazine - hyaluronic acid pada pasien COVID-19 dengan pressure ulcer di RSUD Dr. Soetomo. Kesimpulan: Tidak ada perbedaan penurunan nilai Perdanakusuma II yang signifikan antara perawatan autolytic debridement menggunakan hydrogel dibandingkan dengan krim silver sulfadiazine - hyaluronic acid pada pasien COVID-19 dengan pressure ulcer di RSUD Dr. Soetomo. Kata kunci: Hydrogel, Silver Sulfadiazine - Hyaluronic Acid, pressure ulcer, COVID-19

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: KKA KK Sp.FK.BPRE 10 - 23 Alm p
Uncontrolled Keywords: Hydrogel; Silver Sulfadiazine - Hyaluronic Acid; pressure ulcer; COVID-19
Subjects: R Medicine > RL Dermatology
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik (Spesialis)
Creators:
CreatorsNIM
ALMAS MIRZA MURASTOMONIM011718246304
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorLOBREDIA ZARASADEUNSPECIFIED
Thesis advisorDAVID S PERDANAKUSUMAUNSPECIFIED
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 25 Sep 2026 08:08
Last Modified: 25 Sep 2026 08:08
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147758
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item