Perlindungan Hukum Terhadap Anak Yang Melakukan Pembunuhan Berencana

Tri Taruna Fariadi (2022) Perlindungan Hukum Terhadap Anak Yang Melakukan Pembunuhan Berencana. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
031914153079 COV.pdf

Download (300kB)
[img] Text (BAB 1)
031914153079 BAB 1.pdf

Download (242kB)
[img] Text (FULLTEXT)
031914153079.pdf
Restricted to Registered users only

Download (840kB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Tipe penelitian yang digunakan dalam tesis ini adalah yuridis normatif (legal research), dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach). Permasalahan dalam tesis ini yaitu : Penerapan konsep pembunuhan berencana dalam Pasal 340 KUHP terhadap anak pelaku tindak pidana pembunuhan dan Ratio decidendi putusan hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap anak pelaku tindak pidana pembunuhan berencana. Dalam melakukan suatu tindakan, Seorang anak tentunya memiliki pola pikir berbeda dengan orang dewasa. Sehingga tidak adil jika menyamakan motif kejahatan yang dilakukan oleh anak dengan orang dewasa. Seperti menuntut anak melakukan tindak pidana pembunuhan berencana. Jika dilihat dari kondisi psikologis seorang anak tentunya tidak akan sama konsep perencanaan yang dilakukan oleh anak dengan perencanaan yang dilakukan oleh orang dewasa. Seorang anak tentunya belum memahami betul tentang apa yang ia rencanakan. Untuk dapat diterimanya suatu unsur rencana terlebih dahulu perlu adanya suatu tenggang waktu pendek atau panjang dalam mana dilakukan pertimbangan dan pemikiran yang tenang. Pelaku harus dapat memperhitungkan makna dan akibat perbuatannya dalam suatu suasana kejiwaan yang memungkinkan untuk berpikir. Melihat hal tersebut, tentunya unsur rencana sebagaimana dimaksud belum terdapat pada diri seorang anak yang masih belum sempurna akalnya. Dalam memutus perkara anak, Hakim harus memberikan pertimbangan yuridis, sosiologis dan filosofis. Dalam memutus perkara terhadap anak diperlukan perlakuan khusus terhadap anak dikarenakan kondisi jiwa anak masih labil, lemahnya kemampuan internal, kuatnya kemampuan eksternal dan masa depannya masih panjang. Oleh karena itu dalam penjatuhan pidana anak, Hakim harus mempertimbangkan kelabilan jiwa anak, kelemahan kemampuan internal, kekuatan kemampuan eksternal dan masa depan anak yang masih panjang. Setelah akumulasi kebenaran hukum normatif dan akumulasi fakta hukum diperoleh dengan jelas, keempat unsur tersebut (kelabilan jiwa, kemampuan internal, kemampuan eksternal dan masa depan yang masih panjang) dapat dipakai sebagai dasar pertimbangan untuk membuat putusan pidana anak yang adil, memiliki keseimbangan kepentingan antara korban, pelaku tindak pidana, masyarakat, Negara sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 T.FH.49/22 Tri p
Uncontrolled Keywords: Pertanggungjawaban Pidana, Anak, Pembunuhan Berencana
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K5000-5582 Criminal law and procedure > K5015.4-5350 Criminal law
K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K623-968 Civil law > K625-709 Persons > K670-709 Domestic relations. Family law
Divisions: 03. Fakultas Hukum > Magister Ilmu Hukum
Creators:
CreatorsNIM
Tri Taruna Fariadi031914153079
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorSARWIRINI196009291985022001
Thesis advisorBAMBANG SUHERYADI196809281997021001
Depositing User: mat sjafi'i
Date Deposited: 24 Sep 2026 07:14
Last Modified: 24 Sep 2026 07:14
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147806
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item