ADINDA CAROLINA SUSANTO (2022) Strategi Micro-Influencer Untuk Membangun Kredibilitas Sebagai Komunikator Dalam Bekerja Sama Dengan Merek Kecantikan. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
071811533088_HALAMAN JUDUL.pdf Download (8MB) |
|
|
Text (BAB I)
071811533088_BAB I.pdf Download (24MB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
071811533088_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Kegiatan komunikasi pemasaran dimaksudkan untuk membangun makna dan interaksi yang berkelanjutan bagi sebuah merek. Dalam era digital, hal tersebut dapat dicapai suatu merek salah satunya dengan melibatkan influencer dalam kampanye pemasaran. Seorang influencer berperan untuk memengaruhi kepercayaan dan perilaku seseorang terhadap suatu merek dan produk yang dipasarkan. Terlebih bagi seorang micro-influencer yang umumnya memiliki kemampuan untuk membangun hubungan autentik melalui konten yang terspesialisasi pada bidang tertentu. Salah satu bidang industri yang kerap melibatkan influencer dalam kegiatan pemasarannya adalah industri kecantikan. Berdasarkan Riset Zap Beauty Index (2020), ulasan produk dari beauty influencer telah menjadi pertimbangan utama wanita Indonesia dalam memilih produk kosmetik. Berkenaan dengan hal tersebut para influencer terkhusus, beauty micro- influencer harus mempertahankan identitas mereka agar dipandang sebagai seseorang kredibel. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, peneliti akan menjabarkan strategi yang dilakukan 6 (enam) orang beauty micro-influencer dalam membangun kredibilitas mereka berdasarkan komponen kredibilitas yang dikemukakan oleh Ohanian (1990), yaitu trustworthiness, expertise, dan attractiveness. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa kesamaan dan juga perbedaan strategi yang dilakukan oleh masing – masing informan. Dalam aspek trustworthiness, seluruh informan berusaha untuk mengutamakan kejujuran. Kemudian, dalam aspek expertise sebagian informan pernah menjalankan pendidikan dalam bidang kecantikan dan sebagian lainnya mengembangkan keahlian secara otodidak. Namun, disamping itu beberapa informan juga memiliki latar belakang pendidikan formal yang berhubungan dengan aktivitas influencer marketing, seperti ilmu desain grafis dan periklanan. Terakhir, dalam hal daya tarik (attractiveness), masing – masing informan berupaya untuk membangun kedekatan dengan pengikutnya dan menampilkan keunikan yang mereka miliki melalui konten yang mereka unggah di Instagram. K
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 S.FISIP.K 54 - 23 Adi s | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | marketing communication, social media, beauty micro-influencer, credibility | ||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HF Commerce > HF5410-5417.5 Marketing. Distribution of products P Language and Literature > P Philology. Linguistics > P87-96 Communication. Mass media |
||||||
| Divisions: | 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Komunikasi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | ||||||
| Date Deposited: | 25 Sep 2026 08:04 | ||||||
| Last Modified: | 25 Sep 2026 08:06 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147907 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


