TANTI DWI CAHYANI (2022) PENGARUH TEHNIK RELAKSASI NAFAS DALAM KOMBINASI GUIDED IMAGERY BERBASIS TEORI COMFORT TERHADAP INTENSITAS NYERI DAN TANDA-TANDA VITAL (TTV) PASCA BEDAH SECTIO CAESAREA. Other thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
132011263001_HALAMAN JUDUL.pdf Download (355kB) |
|
|
Text (BAB I)
132011263001_BAB I.pdf Download (50kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
132011263001_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Pendahuluan: Nyeri post operasi sectio caesarea idealnya tidak boleh terjadi karena akan berdampak pada mobilisasi terbatas, bonding attachment tidak terpenuhi, activity of daily living terganggu, inisiasi menyusui dini tidak dapat dilaksanakan lebih dini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kombinasi teknik relaksasi napas dalam dengan guided imagery terhadap intensitas nyeri dan tanda-tanda vital pasien post operasi SC. Metode: Penelitian quasi-experiment pada ibu yang menjalani operasi SC. Sebanyak 48 responden yang terbagi menjadi 24 kelompok intervensi dan 24 kelompok kontrol direkrut menggunakan purposive sampling. Variabel independen adalah relaksasi napas dalam kombinasi guided imagery berbasis teori comfort dan variabel dependen adalah intensitas nyeri yang diukur dengan numeric rating scale dan TTV yang terdiri dari tekanan darah, denyut nadi dan frekuensi napas diukur menggunakan alat dan lembar observasi. Analisis data menggunakan Paired t-test dan independen t-test. Hasil dan Analisis: Pada kelompok intervensi menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan intervensi terhadap tekanan darah sistolik, tekanan darah diastolik, denyut nadi, frekuensi napas dan intensitas nyeri (p<0,05). Nilai effect size paling besar ditunjukkan pada pengaruh terhadap intensitas nyeri dengan nilai d = 2,876. Hasil pengujian data antar kelompok setelah diberikan intervensi, terdapat perubahan yang bermakna pada tekanan darah, denyut nadi, frekuensi napas dan intensitas nyeri (p<0,05). Kesimpulan: Tehnik relaksasi napas dalam kombinasi guided imagery berbasis teori comfort dapat menurunkan intensitas nyeri pasien pasca bedah sectio caesarea di Rumah Sakit Husada Utama Surabaya. Ditunjukkan bahwa penurunan intensitas nyeri terjadi dari skala 5-7 menjadi skala 1-3. Begitujuga dengan tanda vital pasien menunjukkan penurunan pada tekanan darah sistolik, diatolik dan denyut nadi. Keywords: napas dalam; guided imagery; comfort theory; nyeri; tanda vital
| Item Type: | Thesis (Other) | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK Sp.FKP.KMB 14 - 23 Cah p | ||||
| Uncontrolled Keywords: | deep breath; guided imagery; comfort theory; painful; vital signs | ||||
| Subjects: | R Medicine > RD Surgery > RD520-599.5 Surgery by region, system, or organ R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology > Including massage, exercise, occupational therapy, hydrotherapy, phototherapy, radiotherapy, thermotherapy, electrotherapy |
||||
| Divisions: | 13. Fakultas Keperawatan > Departemen Keperawatan Dasar, Kritis dan Medikal Bedah > Keperawatan Medikal Bedah (Spesialis) | ||||
| Creators: |
|
||||
| Depositing User: | Ika Rudianto | ||||
| Date Deposited: | 28 Sep 2026 05:45 | ||||
| Last Modified: | 28 Sep 2026 05:45 | ||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147969 | ||||
| Sosial Share: | |||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


