IZZANIA OKTAVIANI, - (2022) STUDI FENOMENOLOGI PERILAKU PENGOBATAN PADA LAKI- LAKI SUKA SEKS DENGAN LAKI-LAKI (LSL) HIV POSITIF DI KABUPATEN JEMBER. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text
cover.pdf Download (565kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (59kB) |
|
|
Text (full text)
101914153006.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Berdasarkan data laporan kunjungan LSL pada tahun 2021 di Puskesmas Puger bulan Januari-April jumlah kunjungan LSL sebanyak 10 LSL yang berkunjung dan ditemukan kasus reaktif HIV sebanyak 3 LSL. Berdasarkan data laporan kunjungan LSL pada tahun 2021 bulan Agustus-September di Puskesmas Kencong ditemukan kasus reaktif HIV sebanyak 19 LSL dan sudah masuk dalam perawatan HIV. Data yang diperoleh dari Puskesmas Kencong juga menjelaskan bahwa terdapat kasus loss to follow up sebanyak 2 LSL HIV Positif, dan dijelaskan juga bahwa terdapat 6 LSL HIV Positif yang meninggal dunia. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan Studi Fenomenologi. Penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive. Dalam penelitian ini diperoleh sepuluh informan LSL, satu petugas Yayasan Laskar sebagai pendamping LSL, dan petugas poli VCT-CST Puskesmas Puger dan Puskesmas Kencong. Data primer diperoleh berdasarkan hasil wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LSL HIV Positif di Kabupaten Jember memiliki perilaku pengobatan yang berbeda yakni : pengobatan medis (mengkonsumsi ARV, meng-akses layanan VCT-CST), dan terdapat informan yang menggabungkan antara pengobatan medis dengan pengobatan tradisional. Dari perilaku pengobatan yang dilakukan oleh LSL HIV Positif di Kabupaten Jember, juga ditunjang dengan kesehatan mandiri seperti menjaga pola makan, pola hidup sehat, berolahraga, dan memakai kondom saat berhubungan seksual. Sehingga perilaku pengobatan yang sudah dilakukan LSL HIV Positif tersebut diharapkan dapat menekan kejadian LFU di Kabupaten Jember. Indonesia telah berkomitmen untuk menghentikan epidemi AIDS pada tahun 2030. Untuk memenuhi komitmen tersebut, maka pemerintah Indonesia menetapkan di tahun 2027 akan mencapai target 90-90-90.
| Item Type: | Thesis (Thesis) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK T.FKM 04 - 23 Izz s | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Behavior, Treatment, MSM, HIV, Loss To Follow Up | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA643-645 Disease (Communicable and noninfectious) and public health | ||||||
| Divisions: | 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Indah Fatma | ||||||
| Date Deposited: | 29 Sep 2026 02:22 | ||||||
| Last Modified: | 29 Sep 2026 02:22 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148059 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


