DWI CHAIRUN NI'MAH, - (2022) MAKNA PENDIDIKAN TINGGI BAGI MASYARAKAT SAMIN DI DESA KLOPODUWUR, KECAMATAN BANJAREJO, KABUPATEN BLORA. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text
COVER.pdf Download (238kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (152kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
071811433001.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
"Masyarakat samin merupakan suatu kelompok masyarakat yang memiliki nilai-nilai ajaran tertentu sebagai pedoman hidup serta menjaga tradisi Sedulur Sikep. Salah satu nilai-nilai ajaran masyarakat samin yaitu menolak pendidikan formal. Namun, pada zaman sekarang masyarakat samin membuka diri menerima pendidikan formal. Mereka menganggap bahwa aturan menolak pendidikan formal hanya berlaku pada zaman dahulu, sedangkan saat ini mereka harus mengikuti perubahan sosial. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan dan mengeksplorasi mengenai makna pendidikan tinggi bagi masyarakat samin di tengah perubahan sosial dan era keterbukaan. Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi bagaimana partisipasi masyarakat samin dalam mendorong anak-anak mereka untuk menempuh pendidikan tinggi. Teori yang digunakan untuk menganalisis permasalahan penelitian ini adalah teori konstruksi sosial menurut Peter L. Berger dan Thomas Luckman, teori pendidikan menurut Wilbur B. Brookover dan teori partisipasi menurut Cohen dan Uphoff. Metode yang digunakan dalam studi ini yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi sebagai perspektif penelitian. Strategi pemilihan informan yang diterapkan adalah snowball. Adapun informan dalam penelitian ini berjumlah 12 orang, terdiri 9 orang tua sebagai informan utama dan 3 anak muda Samin sebagai informan pendukung. Lokasi penelitian ini di masyarakat samin RT 1, Desa Klopoduwur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat samin telah terbuka terhadap informasi dan pengetahuan yang diperoleh dari lingkungan sosial di luar komunitas mereka. Keterbukaan masyarakat samin membuat mereka mendapat pengetahuan tentang pendidikan tinggi. Namun, mereka tetap menerapkan nilai-nilai ajaran Samin sebagai upaya menempuh pendidikan tinggi. Masyarakat Samin memaknai pendidikan tinggi untuk menyambungkan tali persaudaraan, mendapat pekerjaan layak, jembatan meraih cita-cita, sebagai bekal masa depan. Di sisi lain, masih terdapat masyarakat samin yang menganggap pendidikan tinggi tidak penting karena tidak menjamin pekerjaan layak. Bentuk partipasi orang tua dalam menyekolahkan anak-anak mereka ke perguruan tinggi yaitu uang, menghadiri rapat, melakukan koordinasi, menggerakkan SDM (Sumber Daya Manusia), mengurus administrasi, dan tenaga. "
| Item Type: | Thesis (Thesis) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 S.FISIP.S 36 - 23 Dwi m | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Samin Community, Meaning, Higher Education, Participation | ||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology | ||||||
| Divisions: | 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Indah Fatma | ||||||
| Date Deposited: | 29 Sep 2026 02:56 | ||||||
| Last Modified: | 29 Sep 2026 02:56 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148065 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


