Produksi Rennet Dari Abomasum Anak Kambing Untuk Pembuatan Keju

Soetji Prawesthirini, - and A.M. Lusiastuti, - and A.T. Soelih Estoepangestie, - (1997) Produksi Rennet Dari Abomasum Anak Kambing Untuk Pembuatan Keju. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (RINGKASAN)
RINGKASAN.pdf

Download (1MB)
[img] Text (FULLTEXT)
SOETJI PRAWESTHIRINI 1997.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/wplib/

Abstract

Proses pengolahan susu menjadi keju membutuhkan rennet sebagai enzim penggumpal protein susu. Rennet mengandung enzim rennin yang biasanya diperoleh dari lambung anak sapi yang masih menyusu. Produksi rennet dari abomasum anak kambing dilakukan untuk menekan biaya produksi, biaya bahan baku, dan biaya impor. Penelitian ini bertujuan mencari metode ekstraksi rennet yang paling baik untuk mengkoagulasikan susu pada pembuatan keju, selain itu juga membandingkan kualitas keju yang dihasilkan. Pada penelitian ini dilakukan ekstraksi rennet dengan tiga metode ekstraksi yang berbeda. Baik metode I maupun metode II berbeda pada kondisi abomasum yang digunakan. Metode I menggunakan abomasum yang telah dikeringkan di bawah sinar matahari, sedangkan metode II menggunakan abomasum basah. Metode III adalah modifikasi metode ekstraksi enzim dari PAU Pangan dan Gizi Universitas Gadjah Mada. Hasil yang diperoleh disajikan menggunakan statistik deskriptif dengan parameter koagulasi susu dalam waktu satu jam setelah penambahan rennet hasil ekstraksi. Metode I menghasilkan 35 tetes, metode II 12 tetes, dan metode III 4 tetes. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa rennet hasil ekstraksi abomasum anak kambing dapat digunakan untuk koagulasi air susu pada pembuatan keju. Modifikasi metode PAU Pangan dan Gizi UGM (metode ekstraksi III) merupakan metode ekstraksi rennet terbaik. Ekstraksi rennet dari abomasum anak kambing dengan metode tradisional basah (metode ekstraksi II) adalah yang paling ekonomis dan dapat dilakukan oleh petani-peternak. Saran yang diajukan adalah perlu dilakukan penelitian lanjutan terhadap faktor-faktor yang memengaruhi waktu koagulasi, seperti temperatur susu yang digunakan sebagai bahan baku dan pH susu untuk mengetahui titik isoelektrik koagulasi protein susu. Hasil ekstraksi rennet sebaiknya disimpan dalam keadaan kering beku atau ditambahkan bahan pengawet untuk menjaga kestabilan produk.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Abomasum, Anak Kambing
Subjects: Q Science > QL Zoology > QL1-991 Zoology
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi
Creators:
CreatorsNIM
Soetji Prawesthirini, --
A.M. Lusiastuti, --
A.T. Soelih Estoepangestie, --
Depositing User: Fahimatun Nafisa Nafisa
Date Deposited: 30 Sep 2026 07:03
Last Modified: 30 Sep 2026 07:03
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148160
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item