Peranan Pola Makan Terhadap Anemia Gizi Pada Remaja Putri Pondok Pesantren Dl Surabaya

Chatarina Umbul Wahyuni, - and Hari Basuki, - (2002) Peranan Pola Makan Terhadap Anemia Gizi Pada Remaja Putri Pondok Pesantren Dl Surabaya. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (RINGKASAN)
RINGKASAN.pdf

Download (1MB)
[img] Text (FULLTEXT)
Dr. Chatarina U.W., MS., MPH., dr. & Dr. Hari Basuki, M.KES.,dr..pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/wplib/

Abstract

Berbagai penelitian yang telah dilakukan di Indonesia menggambarkan kejadian anemia yang masih tinggi, di antaranya pada kelompok remaja khususnya remaja putri/wanita dewasa tidak hamil yaitu antara 30–40% (Husaini, 1989). Anemia kekurangan zat besi masih termasuk 5 masalah gizi yang utama di ASEAN. Penelitian terhadap beberapa siswa SMU di Jakarta menunjukkan 40% remaja menderita anemia (H.S. Dilon dan Supandi, 1994). Sedangkan hasil penelitian di Surabaya (Hari Basuki, 2000) terhadap beberapa remaja putri di Pondok Pesantren di Surabaya menunjukkan 87,5% santriwati menderita anemia. Remaja putri yang sebagiannya berada di Pondok Pesantren juga mempunyai risiko terkena anemia. Padahal di satu sisi mereka masih dalam proses belajar, tumbuh dan berkembang serta proses pematangan seksual yang sangat membutuhkan gizi yang berkualitas. Sebagian dari remaja putri ada yang tinggal di pondok pesantren dan mereka juga merupakan kelompok yang memiliki risiko terjadi anemia. Remaja putri umumnya mempunyai masukan makanan yang lebih rendah nilai gizinya daripada yang dianjurkan, terutama vitamin dan mineral esensial. Masukan yang tidak mencukupi pada masa remaja ini dapat menghambat pertumbuhan dan menunda pematangan seksual (Brown, 1990). Padahal remaja itu pada akhirnya akan menjalani proses kehamilan dan persalinan yang sangat membutuhkan kematangan seksual. Untuk itu perlu dilakukan upaya demi meningkatkan derajat kesehatan mereka, termasuk di antaranya dengan melakukan penelitian tentang pengaruh pola makan terhadap terjadinya anemia. Penelitian yang menggunakan rancangan studi Cross Sectional ini mempunyai besar sampel 142 orang yang memenuhi kriteria usia 12–18 tahun dan pada saat penelitian tidak menstruasi atau mengalami pendarahan karena sesuatu penyakit kronis/akut, berasal dari 5 pondok pesantren di Surabaya yang dipilih secara Cluster Random Sampling. Pengumpulan data dengan wawancara untuk mendapatkan data karakteristik (umur, pendidikan dan pengeluaran uang saku untuk PMT) dan pola makan. Wawancara ini dibantu kuesioner dan form food frequency. Sedangkan untuk mendapatkan data tentang kejadian anemia, dilakukan pemeriksaan fisik terhadap konjungtiva dan pemeriksaan laboratorium dengan metode Sahli terhadap darah responden. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berusia 14 tahun (25,4%), status pendidikannya sedang (59,2%) dan sebagian besar pengeluaran uang saku untuk PMT rendah (35,9%). Rata-rata responden mempunyai pola makan cukup (65,5%). Sedangkan kejadian anemia pada remaja putri pondok pesantren di Surabaya yaitu 65,5%. Berdasarkan analisis regresi logistik, ditemukan pengaruh pola makan terhadap kejadian anemia (p=0,021). Koefisien korelasi positif menunjukkan responden dengan pola makan buruk mempunyai risiko terkena anemia 12x lipat dibandingkan responden dengan pola makan baik. Sedangkan umur, pendidikan, pengeluaran uang saku serta gangguan pencernaan tidak berpengaruh terhadap kejadian anemia pada remaja putri pondok pesantren. Dari penelitian ini diharapkan dapat dibuat sebagai bahan pertimbangan untuk penelitian-penelitian lebih lanjut yang lebih spesifik serta dapat menggugah instansi-instansi kesehatan baik pemerintah maupun swasta untuk dapat bekerja sama meningkatkan kualitas SDM pada umumnya dan pada remaja putri di pondok pesantren khususnya.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Anemia Gizi, Pola makan
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA773-788 Personal health and hygiene
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM
Chatarina Umbul Wahyuni, --
Hari Basuki, --
Depositing User: Fahimatun Nafisa Nafisa
Date Deposited: 01 Oct 2026 07:30
Last Modified: 01 Oct 2026 07:30
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148275
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item