Zamrotu Iva Purwanti, - (2025) Perbedaan Perkembangan Bahasa dan Sosial Kemandirian pada Anak Terlambat Bicara dengan Sensorineural Hearing Loss Berdasarkan Usia Intervensi Dini dan Lamanya Auditory Verbal Therapy. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN I)
012111223040 HALAMAN I.pdf Download (420kB) |
|
|
Text (BAB I)
012111223040 BAB I.pdf Download (46kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
012111223040.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Pendahuluan: Terlambat bicara dengan Sensorineural Hearing loss adalah keterlambatan proses bicara seorang anak dibandingkan dengan proses bicara anak seusianya yang sebagian besar diakibatkan oleh gangguan pendengaran. Hal ini bisa berakibat pada perkembangan bahasa dan sosial kemandirian anak, karena bahasa merupakan sarana memperoleh kemandirian. Auditory Verbal Therapy (AVT) sebagai intervensi dini memaksimalkan penggunaan sisa pendengaran dengan alat bantu dengar atau implant koklea untuk deteksi suara. Terapi yang dilakukan secara rutin dan berkala maka bisa mempengaruhi perkembangan bahasa untuk menunjang kemandirian anak. Tujuan: Membuktikan perbedaan perkembangan bahasa dan sosial kemandirian anak terlambat bicara dengan sensorineural hearing loss berdasarkan usia intervensi dini dan lamanya Auditory Verbal Therapy. Metode: Penelitian menggunakan desain studi analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah semua anak yang melakukan AVT rutin seminggu satu kali di Yayasan Aurica Surabaya dengan menggunakan total sampling berjumlah 30 anak. Hasil: Didapatkan 24,1% anak memiliki risiko gangguan perkembangan bahasa berdasarkan usia intervensi dini dan lamanya AVT, dan didapatkan 37,9 % anak memiliki risiko gangguan perkembangan sosial kemandirian berdasarkan usia intervensi dini dan lamanya AVT. Hasil analisis uji beda proporsi Chi-Square perkembangan bahasa berdasarkan usia intervensi dini dan lamanya AVT didapatkan nilai p = 0,013 (p < 0,05) dan p = 0,019 (p < 0,05), sedangkan hasil uji analisis chi-square perkembangan sosial kemandirian berdasarkan usia intervensi dini dan lamanya AVT memperoleh nilai p value = 0,229 (p > 0,05) dan p value = 0,111 (p > 0,05). Kesimpulan: Terdapat perbedaan antara perkembangan bahasa berdasarkan usia intervensi dini dan lamanya AVT, namun tidak ditemukan perbedaan antara perkembangan sosial kemandirian berdasarkan usia intervensi dini dan lamanya AVT.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK S.FK.B 65 - 23 Zam p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Keywords: Sensorineural Hearing loss, Auditory Verbal Therapy, Early childhood, Early Intervention | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RJ Pediatrics R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services |
|||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S1 Kebidanan | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | |||||||||
| Date Deposited: | 02 Oct 2026 13:52 | |||||||||
| Last Modified: | 02 Oct 2026 13:52 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148290 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


