Fitria Putri Ardiani (2022) Ekstraksi Senyawa Antioksidan Dari Teripang (Paracaudina Australis) Menggunakan Metode Maserasi Dan Bantuan Enzim Papain. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
KKC KK S.FPK.THP.04-22 Ard e COV.pdf Download (870kB) |
|
|
Text (BAB 1)
KKC KK S.FPK.THP.04-22 Ard e BAB 1.pdf Download (312kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
KKC KK S.FPK.THP.04-22 Ard e.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
"Teripang merupakan salah satu hewan laut yang memiliki berbagai manfaat kesehatan sehingga telah dijadikan obat tradisional di beberapa negara. Ekstrak teripang mengandung metabolit dan senyawa bioaktif potensial serta memiliki beragam aktivitas seperti anti kanker, anti inflamasi, anti obesitas, aktivitas imunomodulator dan anti aterosklerosis. Senyawa yang terkandung dalam teripang diantaranya adalah triterpen glikosida (saponin), kondroitin sulfat, glycosaminoglycans (GAGs), fenolik, dan asam lemak esensial. Teripang juga memiliki senyawa yang bersifat antioksidan seperti vitamin A, C dan E, senyawa flavonoid dan polifenol, DHA dan EPA. Senyawa antioksidan dibutuhkan dalam tubuh untuk menangkal radikal bebas berlebih penyebab berbagai penyakit degeneratif. Radikal bebas dalam tubuh dapat disebabkan oleh polusi, sinar ultraviolet dan asap rokok. Radikal bebas adalah molekul yang pada orbit terluarnya mempunyai satu atau lebih electron yang tidak berpasangan, sangat labil dan reaktif sehingga dapat menimbulkan kerusakan pada DNA, lipid, protein dan karbohidrat sehingga dibutuhkan antioksidan sebagai donor elektron untuk menangkal radikal bebas dalam tubuh. Antioksidan secara endogen dihasilkan tubuh dan secara eksogen dari makanan. Berdasarkan sumbernya antioksidan dibagi menjadi antioksidan sintetik dan alami. Antioksidan alami dapat diperoleh dari makanan dan memiliki keuntungan dari antioksidan sintetik karena tidak terkontaminasi zat kimia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan pada salah satu biota laut yaitu teripang Paracaudina australis menggunakan metode maserasi dan berbantu enzim papain. Metode maserasi dipilih karena memiliki kelebihan seperti penggunaan alat yang sederhana dan tidak menggunakan suhu tinggi karena antioksidan merupakan salah satu senyawa yang bersifat thermolabil. Penggunaan pelarut enzim papain memiliki keuntungan seperti mudah dioperasikan, efiseien, ramah lingkungan dan dapat menjaga kandungan senyawa aktif dalam teripang. Penelitian ini menggunakan dua variabel bebas yaitu perbedaan konsentrasi enzim papain (0, 5, 10, 15, 20 dan 25U) dan lama waktu maserasi (24, 48 dan 72 Jam). Hasil ekstraksi teripang kemudian diuji aktivitas antioksidannya dengan metode DPPH kemudian hasilnya dinyatakan dalam mg TE/g dw. Hasil terbaik pada penelitian ini yaitu pada perlakuan konsentrasi enzim papain 25U dalam waktu 48 Jam dengan nilai 31,60 ± 0,08 mg TE/g dw. Secara keseluruhan interaksi antara konsentrasi enzim papain dan lama waktu maserasi berpengaruh secara signifikan. "
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FPK.THP.04-22 Ard e | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Ekstraksi, antioksidan, teripang (Paracaudina australis), maserasi, dan enzim papain. | ||||||
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling T Technology > TP Chemical technology |
||||||
| Divisions: | 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Teknologi Hasil Perikanan | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | mat sjafi'i | ||||||
| Date Deposited: | 02 Oct 2026 02:13 | ||||||
| Last Modified: | 02 Oct 2026 02:13 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148305 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


