Pengaruh Frekuensi Pencucian Menggunakan Metode Hidroekstraksi Terhadap Kadar Nacl Garam Tradisional

Rachma Vinka Damayanti (2022) Pengaruh Frekuensi Pencucian Menggunakan Metode Hidroekstraksi Terhadap Kadar Nacl Garam Tradisional. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
KKC KK S.FPK.THP.16-22 Dam p COV.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB 1)
KKC KK S.FPK.THP.16-22 Dam p BAB 1.pdf

Download (132kB)
[img] Text (FULLTEXT)
KKC KK S.FPK.THP.16-22 Dam p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

"Indonesia berpotensi sebagai penghasil garam, namun hasil produksi garam di Indonesia masih belum bisa memenuhi jumlah kebutuhan garam nasional. Hal tersebut dikarenakan rendahnya kualitas dan kuantitas garam yang dihasilkan. Garam tradisional mengandung kadar NaCl rata-rata 85% serta mengandung bahan pengotor seperti MgSO4, CaSO4, MgCl2, KCl, dan pengotor tanah. Pemurnian garam dapat dilakukan dengan metode hidroekstraksi yaitu menggunakan larutan garam murni jenuh sebagai pereduksi pengotor. Pengotor akan ikut melarut bersama dengan larutan garam jenuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh frekuensi pencucian terhadap kadar NaCl garam yang dihasilkan. Penelitian ini bersifat eksperimental menggunakan Rancangan Acal Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan lima kali ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini yaitu variasi jumlah pencucian yaitu tanpa pencucian, satu kali pencucian, dua kali pencucian, dan tiga kali pencucian. Data pengujian kadar NaCl, kadar Ca2+, dan kadar Mg2+ diperoleh data numerik yang selanjutnya akan dianalisis dengan menggunakan uji one way ANOVA (Analysis of Variance) dengan menggunakan aplikasi SPSS (Statistical Product and Service Solutions) untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh pada masing-masing perlakuan, kemudian dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang nyata (P<0,05) pada frekuensi pencucian terhadap kadar NaCl garam hasil pencucian. Perlakuan tanpa pencucian berbeda nyata dengan perlakuan dengan pencucian, namun perlakuan sebanyak satu kali pencucian tidak berbeda nyata dengan perlakuan sebanyak tiga kali pencucian terhadap kadar NaCl yang dihasilkan. Pada penelitian ini, perlakuan satu kali pencucian sudah dapat meningkatkan kadar NaCl hingga 99,58%, menurunkan kadar Ca2+ hingga 91,67% menjadi 0,022%, menurunkan kadar Mg2+ hingga 89,19% menjadi 0,012%. "

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FPK.THP.16-22 Dam p
Uncontrolled Keywords: Garam, Pencucian, Hidroekstraksi
Subjects: T Technology > TP Chemical technology
T Technology > TS Manufactures
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Teknologi Hasil Perikanan
Creators:
CreatorsNIM
Rachma Vinka Damayanti141811233012
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorMOCHAMMAD AMIN ALAMSJAH197001161995031002
Depositing User: mat sjafi'i
Date Deposited: 02 Oct 2026 07:16
Last Modified: 02 Oct 2026 07:16
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148386
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item