FAKTOR RISIKO TERJADINYA KANDIDIASIS VULVOVAGINAL KRONIS PADA PASIEN POLI OBSTETRI DAN GINEKOLOGI DI RSUD DR. SOETOMO, SURABAYA

Ni Made Indira Kusuma Putri, - (2022) FAKTOR RISIKO TERJADINYA KANDIDIASIS VULVOVAGINAL KRONIS PADA PASIEN POLI OBSTETRI DAN GINEKOLOGI DI RSUD DR. SOETOMO, SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN I)
011911133184 HALAMAN I.pdf

Download (343kB)
[img] Text (BAB I)
011911133184 BAB I.pdf

Download (629kB)
[img] Text (FULL TEXT)
011911133184.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Candida merupakan jamur yang bersifat oportunistik yang dapat menyebabkan penyakit Kandidiasis Vulvovaginal (KVV), penyakit inflamasi pada vulva dan vagina. Infeksi ini menyerang wanita lebih dari 75% dengan setidaknya satu kali seumur hidup. KVV dapat menjadi kronis apabila didapatkan kejadian berulang selama lebih dari empat kali selama satu tahun. Kejadian ini tidak terlepas dari beberapa hal yang dapat menjadi faktor- faktor risiko terjadinya rekurensi. Tak hanya terapi berupa obat, penanganan yang baik terhadap faktor-faktor tersebut diharapkan dapat menurunkan angka kejadian KVV kronis. Tujuan : Mengetahui faktor risiko yang dapat menyebabkan KVV kronis dan terapi yang dapat diberikan pada pasien KVV kronis di Poli Obstetri dan Ginekologi RSUD Dr. Soetomo, Surabaya. Metode : Penelitian ini bersifat deskriptif retrospektif untuk mengamati faktor-faktor predisposisi KVV kronis terhadap pasien Poli Obstetri dan Ginekologi yang kontrol pada tahun 2019 – 2021 di RSUD Dr. Soetomo, Surabaya. Hasil : Berdasarkan tabulasi data, karakteristik demografi yang mendominasi adalah rentang usia produktif yakni 15 – 49 tahun dengan status terbanyak adalah kawin. Berdasarkan faktor risiko endogen, riwayat penyakit penyerta yang paling banyak dimiliki adalah neoplasma dengan persentase sebesar 52,39% dan terdapat 10% pasien sedang mengalami kehamilan multigravida dengan usia kandungan berada pada trimester III. Sedangkan berdasarkan faktor eksogen yang diamati, pemakaian obat berisiko yang paling sering dikonsumsi adalah antibiotik spektrum luas yaitu sebesar 17,5% serta pemakaian kontrasepsi didapatkan persentase sebesar 10%. Terapi yang paling sering diberikan pada kasus KVV kronis di Poli Obstetri dan Ginekologi RSUD Dr. Soetomo, Surabaya adalah kombinasi antijamur (nystatin) dengan metroniazole sediaan ovula yakni sebanyak 62,5%. Kesimpulan : Faktor risiko yang terjadi pada kejadian KVV kronis di Poli Obstetri dan Ginekologi RSUD Dr. Soetomo, Surabaya antara lain usia reproduksi, status pernikahan, riwayat penyakit penyerta (penyakit autoimun, neoplasma, penyakit metabolik), riwayat kehamilan, riwayat konsumsi obat (imunosupresan, kortikosteroid, antibiotik spektrum luas), pemakaian kontrasepsi IUD/hormonal dengan terapi terbanyak yang diberikan adalah kombinasi nystatin dan metronidazole.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK S.FK.D 229 - 23 Ni f
Uncontrolled Keywords: Chronic Vulvovaginal Candidiasis, Chronic VVC, Risk factors, Therapy
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran
Creators:
CreatorsNIM
Ni Made Indira Kusuma Putri, -NIM011911133184
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorBUDI PRASETYO, -NIP197605032005011001
Thesis advisorEKO BUDI KOENDHORI, -NIP196409041992031004
Depositing User: Dewi Puspita
Date Deposited: 05 Oct 2026 04:52
Last Modified: 05 Oct 2026 04:52
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148432
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item