Self Coriusity Remaja Terhadap Perubahan Perilaku Reproduksi (Perilaku Seksual) Siswa Smu Negeri I Kamal Madura

Mohammad Zainal Fatah, - and Shrimarti Roekmini Devy, - (2002) Self Coriusity Remaja Terhadap Perubahan Perilaku Reproduksi (Perilaku Seksual) Siswa Smu Negeri I Kamal Madura. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (RINGKASAN)
RINGKASAN.pdf

Download (1MB)
[img] Text (FULLTEXT)
Drs. Mohammad Zainal F., MS.,M.KES. & Dra. Shrimarti R.D., M.Kes.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/wplib/

Abstract

Semaraknya VCD, majalah/bacaan yang berbau porno merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya perilaku seksual bebas. Konsekuensi negatif adalah kawin di luar nikah, kemungkinan tertular penyakit kelamin antara lain penyakit sipilis, gonore, dan AIDS (Naya, 1992). Oleh karena itu, para remaja sebaiknya dilandasi dengan pengetahuan sebagai langkah preventif dan positif dalam menghormati penentuan nasibnya serta bertanggung jawab dalam hal reproduksinya. Keluarga memegang peranan penting dalam unsur pendidikan dan pembina bagi para remaja, karena keluarga merupakan lingkungan utama dan pertama dalam pendidikan (Drajat, 1979). Masalah perilaku seksual untuk sebagian para remaja bukan merupakan hal yang baru, bahkan sudah tidak asing lagi. Hal ini dibuktikan dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Naya (1992) yang dilakukan pada kota di Jawa Timur yaitu Kediri, Madiun, Jember, Malang dan Surabaya menunjukkan bahwa dari sampel 446 siswa SMTA, 42% telah melakukan hubungan seksual dan juga berperilaku sebagai perek, gigolo, sisanya mereka sering dan pernah menyaksikan film porno. Tujuan Umum Penelitian ini adalah mempelajari self curiosity remaja terhadap perubahan perilaku reproduksi (perilaku seksual) siswa SMU Negeri I Kamal, Madura. Tujuan Khusus Penelitian ini adalah: 1. Mengkaji pengetahuan remaja terhadap perilaku reproduksi (perilaku seksual) siswa SMU Negeri I Kamal, Madura. 2. Mengetahui sikap remaja terhadap perilaku reproduksi (perilaku seksual) siswa SMU Negeri I Kamal, Madura. 3. Mengetahui self curiosity remaja terhadap perilaku reproduksi (perilaku seksual) siswa SMU Negeri I Kamal, Madura. Secara umum penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif dengan menggunakan rancangan cross-sectional dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Lokasi penelitian adalah SMU Negeri I Kamal, Jl. Raya Telang 2 Kamal, Madura, yang merupakan pintu gerbang masuk Pulau Madura. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas II, hal ini berdasarkan atas pertimbangan (merupakan kelompok remaja awal, dengan ciri-ciri khas) dalam proses belajar di sekolah, di samping merupakan persetujuan dari pihak sekolah. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder sebagai pendukung. Data primer diperoleh dari kuesioner seluruh siswa kelas II, dan wawancara mendalam pada siswa dilakukan terhadap masing-masing kelas yang diambil 2 orang sebagai perwakilan kelas. Sedangkan data sekunder diperoleh dari guru bimbingan (BP/BK) sekolah. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas II, hal ini berdasarkan atas pertimbangan (merupakan kelompok remaja awal dengan ciri-ciri khas) dalam proses belajar di sekolah, di samping merupakan persetujuan dari pihak sekolah. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder sebagai pendukung. Data primer diperoleh dari kuesioner seluruh siswa kelas II, dan diambil 2 orang siswa sebagai perwakilan kelas. Sedangkan data sekunder diperoleh dari guru bimbingan (BP/BK) sekolah. Data kuantitatif yang sudah terkumpul, diolah serta disajikan dalam bentuk tabel-tabel frekuensi dan persentase. Sedangkan data kualitatif dianalisis dengan content analysis. Hasil penelitian pada tabel V.7 dan tabel V.8 tentang pengetahuan responden terhadap ciri-ciri pubertas, responden sudah memahami/mengetahui, termasuk proses pembuahan. Namun yang perlu diwaspadai adalah semaraknya VCD dan bacaan/majalah yang berbau porno, hal ini dijawab oleh 226 responden (93%) bahwa media tersebut sebagai faktor pendorong terjadinya perilaku seksual bebas. Sikap responden seperti tabel V.21 sangat diharapkan utamanya materi reproduksi diberikan di sekolah, hal ini sesuai dengan tabel V.23 (self curiosity), responden mengharapkan sumber yang dapat dipercaya tentang perilaku seksual. Sikap lain yang positif dari responden, bahwa dalam proses berpacaran sangat tidak setuju apabila diikuti meraba-raba dan sebagaimana apalagi sampai melakukan hubungan seksual (sebelum pernikahan yang sah). Kesimpulan, Pengetahuan responden tentang ciri-ciri pubertas, proses kehamilan sampai melahirkan telah dipahami dan umumnya responden mengetahui. Self curiosity responden (ingin mendapatkan sumber yang dipercaya) tentang perilaku seksual adalah setuju dan sangat setuju untuk dilakukan. Sikap responden terhadap perubahan biologis lawan jenis, mengenal lawan jenis melalui proses pacaran, sangat setuju untuk dilakukan, tetapi dalam berpacaran sifat meraba dan sebagainya termasuk melakukan hubungan seksual sangat tidak setuju dilakukan walaupun pada (calon) sebelum dilakukan pernikahan yang sah. Saran perlu ada sanksi tegas terhadap peredaran VCD, bacaan/majalah porno. Paradigma tabu membicarakan perilaku seksual perlu dihilangkan dengan problem solving seperti ceramah, penyuluhan, talk show dan sebagainya.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Perilaku Reproduksi, Perilaku Seksual
Subjects: H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women > HQ12-449 Sexual life > HQ19-30.7 Sexual behavior and attitudes. Sexuality
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM
Mohammad Zainal Fatah, --
Shrimarti Roekmini Devy, --
Depositing User: Fahimatun Nafisa Nafisa
Date Deposited: 05 Oct 2026 05:47
Last Modified: 05 Oct 2026 05:47
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148566
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item