Siswanto, - (2002) Pembuatan Dan Karakterisasi Gelas Keramik Cordierite Menggunakan Bahan Baku Bentonit. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (RINGKASAN)
RINGKASAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
Drs. Siswanto, M.Si..pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Bentonit merupakan mineral yang banyak terdapat di Indonesia. Bahan ini tersebar di Pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi dan diperkirakan cadangannya mencapai lebih dari 300 juta ton. Di Jawa Timur bentonit banyak ditemukan di Trenggalek, Pacitan dan Ponorogo. Cadangannya khususnya di Pacitan mencapai 2 juta ton lebih. Bahan mineral ini penyusun utamanya adalah monmorilonit sebanyak 85–90% dan diharapkan dapat digunakan sebagai bahan pengganti SiO₂ dan Al₂O₃ untuk pembuatan gelas keramik cordierite. Penelitian ini mengambil topik gelas keramik cordierite, karena material tersebut tahan terhadap perubahan temperatur tinggi yang mendadak (thermal shock). Karena bahan dasar yang berasal dari bahan murni mahal, maka penelitian tentang pengganti bahan dasar yang murah dan mudah didapat di sekitar kita merupakan kajian yang menarik. Salah satu bahan dasar murah di atas adalah bentonit. Variabel dalam penelitian ini adalah perubahan aditif TiO₂ dalam bahan baku SiO₂, Al₂O₃ dan MgO. Bahan baku tersebut secara berturut-turut memiliki berat 42,8 gram; 30,2 gram dan 14,0 gram, sedangkan variasi TiO₂ adalah 0 gram; 2,5 gram; 5 gram; 7,5 gram dan 10 gram. Sebagaimana pembuatan keramik, pembuatan cordierite dilakukan dengan reaksi padatan dan melalui tahapan pembakaran pada suhu tinggi. Penumbuhan kristal dilakukan dengan perlakuan panas yang mengacu pada temperatur pengintian dan penumbuhan kristal yang terekam pada Differential Thermal Analyzer (DTA). Karakteristik terhadap sampel yang dibuat meliputi pengukuran densitas, kekerasan, nilai koefisien ekspansi termal dan struktur mikronya. Dari penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil sebagai berikut. Banyaknya unsur yang terkandung dalam bentonit selain unsur utamanya (monmorilonit 85–90%) mempengaruhi terhadap sifat-sifat cordierite yang dihasilkan. Hal ini tergambar dalam nilai kerapatannya yang rendah (rata-rata 1,65 gram/cm³), kekerasan yang jauh lebih rendah dari cordierite bahan murni dan nilai koefisien ekspansi termal yang relatif besar (orde 10⁻⁵) dibandingkan bahan murni (orde 10⁻⁷).
| Item Type: | Thesis (Other) | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Gelas Keramik, Cordierite | ||||
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA404 Composite materials | ||||
| Divisions: | 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Fisika | ||||
| Creators: |
|
||||
| Depositing User: | Fahimatun Nafisa Nafisa | ||||
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 06:00 | ||||
| Last Modified: | 05 Oct 2026 06:00 | ||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148568 | ||||
| Sosial Share: | |||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


