Aprodhita Nur Rohima (2022) Pengaruh Penambahan Probiotik Pada Recirculating Aquaculture System (Ras) Terhadap Konsumsi Pakan Dan Kandungan Lipid Ikan Lele (Clarias Sp.). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
141711133114 cov.pdf Download (237kB) |
|
|
Text (BAB 1)
141711133114 bab.pdf Download (54kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
141711133114.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Ikan lele (Clarias sp.) merupakan salah satu komoditas air tawar di Indonesia. Produksi ikan lele di Indonesia mengalami peningkatan yang pesat sebesar 543.774 ton pada tahun 2014 dengan kenaikan rata-rata per-tahun sebesar 29,62%. Salah satu kendala dalam budidaya ikan lele adalah tempat pemeliharaan dan kualitas air sebagai lingkungan organisme akuatik yang berpengaruh terhadap aktivitas ikan dan dapat menyebabkan stress pada ikan, sehingga dapat mengakibatkan penurunan konsumsi pakan dan rendahnya kandungan lipid pada ikan lele. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah pada kualitas air budidaya ikan lele yaitu dengan melakukan penambahan probiotik pada Recirculating Aquaculture System (RAS). RAS merupakan sistem budidaya yang memanfaatkan air kolam yang telah digunakan secara berulang-ulang dengan memanfaatkan filter sehingga dapat menghemat penggunaan air. RAS berperan dalam mengurangi limbah nitrogen dari hasil sisa pakan, urin maupun feses. Dengan demikian, kualitas air pada media pemeliharaan akan tetap optimal dan konsumsi pakan serta kandungan lipid pada ikan lele menjadi optimal. Penelitian ini dilakukan dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 (lima) perlakuan dan 4 (empat) kali ulangan yaitu perlakuan 0 atau control (tanpa penambahan probiotik), perlakuan 1 (penambahan probiotik 0,5 ml/L), perlakuan 2 (penambahan probiotik 1 ml/L), perlakuan 3 (penambahan probiotik 1,5 ml/L), serta perlakuan 4 (penambahan probiotik 2 ml/L). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan probiotik pada budidaya ikan lele dengan dosis yang berbeda menghasilkan konsumsi pakan yang berbeda nyata (P<0,05), namun kandungan lipid ikan lele (Clarias sp.) tidak berbeda nyata (P>0,05). Nilai rata-rata konsumsi pakan pada perlakuan P0, P1, P2, P3 dan P4 adalah 277,67 gram, 305,88 gram, 343,58 gram, 284,69 gram, dan 258,31 gram. Nilai rata-rata kandungan lipid pada perlakuan P0, P1, P2, P3 dan P4 adalah 31,32%, 26,20%, 28,89%, 28,38%, dan 28,72%. Kualitas air dari semua perlakuan selama masa pemeliharaan menunjukkan kisaran yang optimal untuk pertumbuhan ikan lele yaitu suhu berkisar antara 27,05 – 30,99°C, Dissolved Oxygen (DO) antara 1,67 – 5,33 mg/L, pH antara 6,48 – 8,84, dan amonia berkisar antara 0,11 – 0,34 mg/L.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FPK.A.55-22 Apr p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Recirculating Aquaculture System , Konsumsi Pakan, Ikan Lele | |||||||||
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling T Technology > TX Home economics > TX341-641 Nutrition. Foods and food supply |
|||||||||
| Divisions: | 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Akuakultur | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | mat sjafi'i | |||||||||
| Date Deposited: | 06 Oct 2026 05:26 | |||||||||
| Last Modified: | 06 Oct 2026 05:26 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148689 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


