Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak Sekolah Menengah Atas

LISTIA CAHYA AMINI, - (2022) Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak Sekolah Menengah Atas. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HAL JUDUL)
HAL JUDUL.pdf

Download (292kB)
[img] Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (50kB)
[img] Text (FULLTEXT)
131811133125.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Pendahuluan: Kasus kekerasan seksual pada remaja seringkali kita temui baik di media cetak maupun media elektronik. Tindakan kekerasan seksual dapat dialami oleh perempuan maupun laki-laki, dan dapat terjadi di mana saja. Perilaku pencegahan kekerasan seksual merupakan salah satu cara untuk menekan angka kejadian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan kekerasan seksual pada anak sekolah menengah atas. Metode: Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan crosssectional. Populasi sebanyak 270 siswa di SMA Yadika 12 Depok. Teknik sampling menggunakan Simple Random Sampling dan didapatkan sampel sebanyak 163 siswa. Variabel independennya adalah perceived benefits of action, self-efficacy, dan interpersonal influence. Sedangkan, variabel dependen penelitian ini adalah perilaku pencegahan kekerasan seksual. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan spearman rho dengan signifikansi p ≤0,05. Hasil: Terdapat hubungan antara perceived benefits of action (p=0,000), self-efficacy (p=0,000), dan interpersonal influence (p=0,000) terhadap perilaku pencegahan kekerasan seksual pada anak sekolah menengah dengan nilai r didapatkan hasil dari perceived benefits of action (r=0,351), self-efficacy (r=0,457), dan interpersonal influence (r=0,599) yang artinya kekuatan hubungan/korelasi cukup dan nilai r menunjukkan arah yang positif. Diskusi: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara perceived benefits of action, self-efficacy, dan interpersonal influence terhadap perilaku pencegahan kekerasan seksual pada anak sekolah menengah atas. Semakin tinggi perceived benefits of action, self-efficacy, dan interpersonal influence pada anak sekolah menengah atas, semakin tinggi pula perilaku pencegahan kekerasan seksual yang dilakukan. Perlu adanya program pemberian pendidikan seksual bagi siswa untuk dapat meningkatkan perceived benefits of action, self-efficacy, dan interpersonal influence sehingga dapat mencegah terjadinya kekerasan seksual pada anak sekolah menengah atas.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FKP 125 - 23 Lis a
Uncontrolled Keywords: Pencegahan kekerasan seksual, Remaja, Health Promotion Model
Subjects: R Medicine > RT Nursing > RT1-120 Nursing
Divisions: 13. Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan
Creators:
CreatorsNIM
LISTIA CAHYA AMINI, -NIM131811133125
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorPURWANINGSIH, --
Thesis advisorIQLIMA DWI KURNIA, --
Depositing User: prasetyo adi nugroho
Date Deposited: 07 Oct 2026 04:47
Last Modified: 07 Oct 2026 04:47
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148794
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item