Tata Mulia (2022) Kadar Glukosa Darah Dan Derajat Infestasi Ektoparasit Sebelum Dan Sesudah Transportasi Sistem Basah Tertutup Pada Lobster (Panulirus). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
141811133012 COV.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB 1)
141811133012 BAB.pdf Download (79kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
141811133012.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Keberhasilan budidaya lobster terkait dengan keadaan lingkungan pemeliharaan. Salah satu faktor pembatas dalam budidaya lobster adalah sisa pakan, feses, dan jaring yang tidak dibersihkan sehingga dapat menyebabkan bahan organik tinggi. Bahan organik yang tidak teruraikan secara sempurna dapat menyebabkan kualitas air menurun sehingga lobster menjadi stress. Selain itu, ketidak seimbangan antara lingkungan, inang, dan pathogen dapat menyebabkan lobster mudah terserang penyakit seperti Octolasmis sp., Vorticella sp. dan Epistylis sp. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar glukosa darah dan derajat infestasi ektoparasit pada lobster sebelum dan sesudah transportasi basah tertutup. Penelitian ini menggunakan metode survei. Pengambilan sampel dilakukan di Perairan Laut Prigi, Trenggalek, Jawa Timur sebanyak 30 ekor, untuk diperiksa kadar glukosa darah dan derajat infestasi ektoparasit di tempat pengambilan sampel. Lobster ditansportasikan menggunakan sistem basah tertutup menuju FPK Unair Surabaya, untuk diperiksa kadar glukosa darah dan derajat infestasi ektoparasit sesudah transportasi. Analisis data menggunakan SPSS versi 20 dengan uji T-independen. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara kadar glukosa darah dan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara derajat infestasi ektoparasit pada lobster sebelum dan sesudah transpotasi basah tertutup. Rata-rata kadar glukosa darah sebelum dan sesudah adalah 30,96 mg/dL dan 40,33 mg/dL. Hasil pemeriksaan derajat infestasi ektoparasit pada lobster sebelum dan sesudah tranportasi yaitu 7 ekor kategori ringan dan 23 kategori normal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah proses transportasi basah tertutup dapat mempengaruhi kadar glukosa darah namun tidak berpengaruh nyata terhadap derajat infestasi ektoparasit pada lobster.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FPK.A.66-22 Tat k | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Glukosa, Infestasi Ektoparasit, Transportasi | |||||||||
| Subjects: | Q Science > QH Natural history > QH301 Biology Q Science > QL Zoology S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling |
|||||||||
| Divisions: | 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Akuakultur | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | mat sjafi'i | |||||||||
| Date Deposited: | 07 Oct 2026 06:44 | |||||||||
| Last Modified: | 07 Oct 2026 06:44 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148818 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


