Fara Amalia Riadini, - (2023) Asuhan Keperawatan Pada Klien Close Fracture Colum Femur Sinistra Dengan Masalah Keperawatan Nyeri Akut Di Ruang Rawat Inap Lantai 3 Rs Universitas Airlangga. Karya Akhir Profesi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
FARA AMALIA RIADINI.pdf Restricted to Registered users only Download (8MB) | Request a copy |
Abstract
Pendahuluan: Fraktur collum femur merupakan diskontinuitas tulang collum femur yang salah satu masalah utamanya adalah nyeri. Nyeri menjadi pengalaman yang tidak menyenangkan akibat dari kerusakan jaringan yang aktual atau potensial. Slow Deep Breathing merupakan intervensi non farmakologis untuk mengurangi sensasi nyeri yang dirasakan pasien fraktur. Penelitian bertujuan untuk menjelaskan asuhan keperawatan pada pasien fraktur collum femur dengan masalah keperawatan utama nyeri akut. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan sampel penelitian pasien fraktur collum femur post bipolar hemiarthroplasty hari pertama di RS Universitas Airlangga dengan keluhan utama nyeri akut yang bersedia dilakukan intervensi. Tingkat nyeri pada penelitian ini diukur dengan Numeric Rating Scale (NRS). Pengambilan data dilakukan dengan wawancara, pengkajian fisik, dan observasi studi dokumen asuhan keperawatan. Intervensi yang dilakukan pada penelitian ini yaitu pemberian teknik relaksasi non farmakologis Slow Deep Breathing (SDB). Hasil dan pembahasan: nyeri akut pada pasien fraktur collum femur post operasi bipolar hemiarthroplasty hari pertama dilakukan teknik relaksasi Slow Deep Breathing (SDB) yang dilakukan selama tujuh hari sebanyak 5 siklus SDB. Penil aian skala nyeri hari per1ama yaitu skala 6 (Nyeri sedang) dan menurun pada hari ke-3 menjadi skala I (Nyeri ringan). Kesimpulan: Klien fraktur collum femur post operasi hari pertama dengan keluhan nyeri dapat ditegakkan diagnosa keperawatan Nyeri Akut 0 .0077 pada Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia (SDKI) kategori psikologis subkategori nyeri dan kenyamanan. lntervensi yang dilakukan ya itu manajemen nyeri (1.08238) dengan memberikan teknik relaksasi Slow Deep Breathing (SDB) sebagai bagian terapi non-farmakologi. Perubahan skala nyeri dari skala sedang menjadi ringan disebabkan oleh peningkatan prod uksi endorphine yang dapat menghambat transmisi impuls nyeri. lntervensi masalah keperawatan lain berkontribusi dalam penurunan nyeri pada kasus ini.
| Item Type: | Thesis (Karya Akhir Profesi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Fraktur collum femur, bipolar hemiarthroplasty, slow deep breathing, nyeri akut | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing > RT89-120 Specialties in nursing | ||||||
| Divisions: | 13. Fakultas Keperawatan > Profesi Ners (Keperawatan) | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Fahimatun Nafisa Nafisa | ||||||
| Date Deposited: | 12 Oct 2026 08:27 | ||||||
| Last Modified: | 12 Oct 2026 08:27 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/149087 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


