Kekerasan Dalam Berpacaran Pada Mahasiswa Di Surabaya Tahun 2022

NABILA SAFIRA KHAIRINA, - (2022) Kekerasan Dalam Berpacaran Pada Mahasiswa Di Surabaya Tahun 2022. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text
cover.pdf

Download (509kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (54kB)
[img] Text (full text)
101811133132.pdf
Restricted to Registered users only

Download (956kB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

"Kekerasan dalam berpacaran adalah seluruh bentuk tindakan yang memiliki unsur pemaksaan, tekanan, perusakan, dan pelecehan (Rohmah dan Legowo, 2014). Menurut Mayasari dan Rinaldi (2017) bahwa kekerasan dalam berpacaran dapat di kategorikan menjadi dua bentuk yaitu kekerasan fisik berupa penyerangan dan pemukulan serta kekerasan psikis atau emosional berupa ancaman, bentakan, pengekangan. Dari hasil studi pendahuluan dengan 5 mahasiswi mengalami kekerasan dalam berpacaran. Bentuk kekerasan yang diterima kekerasan verbal dan fisik. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan desain penelitian case study. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yang memungkinkan peneliti untuk memilih informan sesuai dengan kriteria khusus yang sudah ditentukan. Hasil penelitian ini yaitu terdapat 10 informan yang mengalami tindak kekerasan dalam berpacaran dengan factor penyebab kepribadian, korban ketergantungan, pengaruh lingkungan tempat kekerasan, budya patriarki, pola asuh. Kekerasan yang dialami oleh 10 informan yaitu kekerasan secara verbal/emosional dan fisik seperti dipukul, dicaci maki, didorong. Dampak yang dialami yaitu dampak psikis dan dampak fisik seperti tertekan, lebam, sakit diarea benturan, kurang percaya diri, nafsu makan menurun, pencegahan yang dilakukan secara universal kepada seluruh mahasiswi. Kesimpulan aktor-faktor yang menyebabkan kekerasan dalam berpacaran yang ditemui yaitu factor ekternal dan factor internal seperti budaya patriarki, pengaruh lingkungan social, dan pengaruh lingkungan tempat terjadinya kekerasan. Bentuk kekerasan dalam berpacaran yang ditemui yaitu kekrasan verbal dan emosional serta kekerasan fisik. Dampak kekerasan dalam berpacaran yang ditemui yaitu stress, memiliki penyakit mental, memiliki rasa kurang percaya diri, dan tekanan dalam hidup. Tindakan pencegahan kekerasan dalam berpacaran dengan melihat 10 tanda kekerasan dalam berpacaran seperti menggunakan kekerasan fisik, emosi meledak-ledak, posesif atau cemburu berlebih, selalu meremehkan dan mengejek kamu, menguntit secara fisik ataupun digital, mengecek ponsel, email, dan media social tanpa izin, menjauhkanmu dari keluarga dan teman, tuduhan tanpa alasan, memaksa berhubungan seks, dan menolak penggunaan kontrasepsi. "

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FKM 93 - 23 Nab k
Uncontrolled Keywords: Keywords: Violence, factor, form, impact, prevention.
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA428-428.5 Public health laboratories, institutes, etc.
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA646-648.3 War and public health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM
NABILA SAFIRA KHAIRINA, -NIM101811133132
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorOEDOJO SOEDIRHAM, -NIDN-
Depositing User: Indah Fatma
Date Deposited: 12 Oct 2026 08:25
Last Modified: 12 Oct 2026 08:25
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/149088
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item