Pengaruh Pelatihan Pemberian Makan Anak Terhadap Tingkat Pengetahuan, Status Gizi dan Praktik Pemberian MPASI Pada Anak Usia 12-23 Bulan

Rabiatul Ahdawiya, - (2022) Pengaruh Pelatihan Pemberian Makan Anak Terhadap Tingkat Pengetahuan, Status Gizi dan Praktik Pemberian MPASI Pada Anak Usia 12-23 Bulan. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN I)
012111223046 HALAMAN I.pdf

Download (338kB)
[img] Text (BAB I)
012111223046 BAB I.pdf

Download (46kB)
[img] Text (FULL TEXT)
012111223046.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Pendahuluan: Salah satu masalah terbesar dalam kesehatan dunia adalah malnutrisi. Praktek pemberian MPASI yang tidak tepat seperti keragaman jenis makanan, rendahnya protein hewani yang menyebabkan kulitas MPASI yang diterima oleh anak tidak lengkap dan tidak seimbang. Pemberian MPASI dengan gizi tidak seimbang menyebabkan terjadinya masalah gizi kurang dan balita pendek. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan PMBA terhadap pengetahuan dan praktek ibu dalam pemberian MPASI pada anaknya dengan usia 12-23 bulan yang nantinya akan berdampak pada status gizi anak. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah pre eksperiment one grup pretest-postest. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu dengan anak 12-23 bulan di desa Karang Bajo,kecamatan Bayan,NTB. Tekhnik sampling yang digunakan adalah Purposive sampling. Data dianalisis menggunakan analisis Univariat dan Bivariat. Tekhnik Analisis Bivariat dilakukan dengan uji Wilcoxon dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil: Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus-September 2022 dengan total responden 16 setelah dilakukan penyaringan dengan kriteria inklusi. Responden diberikan intervensi berupa pelatihan PMBA. Pelatihan ini dilakukan selama 3 hari berturut-turut. Setelah pelatihan selesai, peneliti melakukan kunjungan rumah selama 3 hari dengan waktu yang berbeda-beda. Hasil yang di dapat adalah Praktek pemberian MPASI ibu mengalami peningkatan disertai dengan sttaus gizi anak yang meningkat. Kesimpulan: Hasil uji Wilcoxon dengan nilai p=0,034 (p < 0,05) menunjukkan bahwa ada perbedaan yang bermakna antara praktek pemberian MPASI sebelum dan sesudah diberikan pelatihan PMBA. Hasil uji Wilcoxon untuk status gizi anak didapatkan nilai p=0,046 ( p < 0,05) menunjukkan bahwa ada perbedaan yang bermakna antara Status Gizi anak sebelum dan sesudah diberikan pelatihan PMBA di Desa Karang Bajo.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK S.FK.B 78 - 23 Rab p
Uncontrolled Keywords: PMBA Training, Children's StaNutritionaltus, Practice of Giving MPASI
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA601-602 Food and food supply in relation to public health
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > S1 Kebidanan
Creators:
CreatorsNIM
Rabiatul Ahdawiya, -NIM012111223046
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorPUDJI LESTARI, -NIP197001291997022002
Thesis advisorIRWANTO, -NIP196502272016016101
Depositing User: Dewi Puspita
Date Deposited: 13 Oct 2026 07:53
Last Modified: 13 Oct 2026 07:53
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/149116
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item