Bima Satria Azkariadiputra (2022) Pengaruh Konsentrasi Nanogold Pada Sifat Antibakteri Pasta Injectable Bone Substitute (IBS). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
081511733047_HALAMAN JUDUL.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (BAB I)
081511733047_BAB I.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
081511733047_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Tuberkulosis adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosa. Pada umumnya penyakit ini menyerang paru-paru tetapi pada kasus tertentu infeksi dapat menyebar ke tulang belakang sehingga menyebabkan spinal tuberculosis. Spinal tuberculosis dapat menyebabkan kelumpuhan dan kerusakan tulang. Penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah nanogold (Au-NP) dapat digunakan sebagai zat antibakteri pada injectable bone substitute (IBS) untuk pengobatan spinal tuberculosis dan berapa konsentrasi Au-NP yang dibutuhkan untuk hasil yang paling baik. Enam sampel IBS (A, B, C, D, E, dan F) dengan bahan dasar hidroksiapatit, gelatin, hydroxypropyl methylcellulose (HPMC). streptomycin, dan Au-NP yang terlarut dalam akuades. Setiap sampel kecuali sampel F memiliki perbandingan akuades dan Au-NP yang berbeda (3:1; 2:2; 1:3; 4:0; 0:4), dimana sampel F memiliki perbandingan yang sama dengan sampel E dengan perbedaan sampel F tidak mengandung streptomycin. Hasil uji FTIR menunjukkan tiga sampel (B, E, dan F) memiliki gugus stretching O-H dari HA, gelatin, HPMC, dan streptomycin, bending N-H dan stretching C=O dari gelatin, stretching C-O dari streptomycin dan gugus P-OH dari HA. Uji XRD pada tiga sampel yang sama menemukan ketiga sampel mengandung 100% HA. Uji UV-Vis pada enam sampel menemukan puncak-puncak untuk Au-NP dan streptomycin pada tempat yang tidak sesuai dengan literatur. Berdasarkan hasil uji antibakteri yang dilakukan pada enam sampel (A, B C, D, E, dan F), hasil paling baik ditemukan pada sampel A, B, C, D, dan E dengan rata-rata diameter zona bening sebesar 22.4, 22.8, 21.4, 21, dan 20.7 mm. Sampel F yang tidak menggunakan streptomycin memiliki hasil yang lebih buruk dibandingkan dengan A, B, C, D, dan E yaitu sebesar 15.2 dan 7.1 mm. Dari keenam hasil, sampel B yang memiliki perbandingan akuades:Au-NP sebanyak 2:2 memiliki hasil uji antibakteri yang paling baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa IBS yang mengandung Au-NP dan streptomycin dapat digunakan untuk pengobatan spinal tuberculosis.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FST.TB 40 - 23 Bim p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | spinal tuberculosis, IBS, gold nanoparticles, antibacterial. | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC306-320.5 Tuberculosis | |||||||||
| Divisions: | 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Fisika | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | |||||||||
| Date Deposited: | 15 Oct 2026 03:39 | |||||||||
| Last Modified: | 15 Oct 2026 03:39 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/149215 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


