Pemberian Rom Pasif Pada Pasien Gangguan Mobilitas Fisik Pasca Stroke Hari Ke-5

Meilinda Galih Setyowati, - (2023) Pemberian Rom Pasif Pada Pasien Gangguan Mobilitas Fisik Pasca Stroke Hari Ke-5. Karya Akhir Profesi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (2MB)
[img] Text (FULLTEXT)
MELINDA GALIH SETYOWATI, S.KEP.pdf
Restricted to Registered users only

Download (7MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/wplib/

Abstract

Pendahuluan: Stroke Hemoragic merupakan penyakit pecabnya pembuluh darah di sekitar atau dalam otak, sehingga suplai darah ke jaringan otak akan terhambat. Stroke hemoragic dapat menyebabkan gangguan mobilitas fisik Intervensi keperawatan berupa latihan range of motion (ROM) pasif diharapkan mampu mempertahankan atau memperbaiki pergerakan sendi secara normal dan meningkatkan massa otot dan mencegah kecatatan permanen pada pasien hemiparese Metode: desain studi kasus tunggal dilakukan pembeiian asuhan keperawatan selama 6 bari durasi 10 menit yang di evaluasi setiap bali setelah pemberian ROM pasif yang ke-2 dengan sampel penelitian adalah klien pasca stroke hari ke-5. Evaluasi latihan Range of Motion (ROM) pasif dilakukan setiap hari dengan kiiteiia basil yang sesuai dengan Standar Luaran Keperawtan Indonesia. Hasil dan pembahasan: gangguan mobilitas fisik pasien pasca stroke hari ke-5 dilakukan latihan range of Motion (ROM) pasif 2x sehari dalam 6 hali selama 10 menit didapatkan klien mengalami peningkatan kekuatan otot. Penilaian kekuatan otot hali pertama pengkajian pada ekstrimitas kanan atas dan bawah sebesar 3 ( dapat melawan gravitasi) dan meningkat pada bali ke-3 setelah dilakukan intervensi ROM pasif menjadi 4 (gerakan penuh melawan gravitasi dan dapat menahan tahanan minimal). Kesimpulan: Klien stroke dapat mengakibatkan immobilisasi sehingga ditegakkan diagnosa keperawatan SDKI kategori fisiologis subkategori aktivitas dan istirahat dengan nomor diagnosa D.0054 gangguan mobilitas fisik. Intervensi pemberian ROM pasif menambahkan intervensi terapeutik teknik latihan penguatan otot sesuai SIKI. Peningkatan kekuatan otot yang awalnya 3 menjadi 4 selain disebabkan pemberian ROM pasif karena klien patuh mengkonsumsi makanan dan obat yang diberikan saat dirawat di rumah sakit serta selalu melakukan ROM pasif yang telah diajarkan saat tidak timbul nyeri dengan dibantu perawat lainnya

Item Type: Thesis (Karya Akhir Profesi)
Uncontrolled Keywords: Sinonasal Inverted Papilloma, slow deep breathing, nyeri kronis
Subjects: R Medicine > RT Nursing > RT89-120 Specialties in nursing
Divisions: 13. Fakultas Keperawatan > Profesi Ners (Keperawatan)
Creators:
CreatorsNIM
Meilinda Galih Setyowati, -NIM132113143092
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorAndri Setiya Wahyudi, -NIDN0019068203
Depositing User: Fahimatun Nafisa Nafisa
Date Deposited: 15 Oct 2026 04:34
Last Modified: 15 Oct 2026 04:34
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/149224
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item