FAKTOR-FAKTOR PENOLAKAN UNI EROPA TERHADAP PRODUK-PRODUK GENETICALLY MODIFIED FOOD DAN GENETICALLY MODIFIED ORGANISM DARI AMERIKA SERIKAT

ISHLAH FARAH AMALLINA, 070810533 (2012) FAKTOR-FAKTOR PENOLAKAN UNI EROPA TERHADAP PRODUK-PRODUK GENETICALLY MODIFIED FOOD DAN GENETICALLY MODIFIED ORGANISM DARI AMERIKA SERIKAT. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2012-amallinais-20775-fis.hi.2-f.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2012-amallinais-20775-fis.hi.2-fFULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kelaparan merupakan salah satu isu yang sedang berkembang dan banyak menjadi pusat perhatian beberapa tahun ini seiring semakin meningkatnya jumlah penduduk dunia yang mengalami kelaparan dari tahun ke tahun. Jumlah penderita kelaparan terbesar terletak di negara-negara berkembang terutama di wilayah benua Asia dan Afrika. Untuk mengatasi kelaparan ini, berbagai upaya dilakukan salah satunya dengan menciptakan produk-produk Genetically Modified Food dan Genetically Modified Organism oleh Amerika Serikat. Namun, di tahun 1999, terjadi penolakan terhadap produk-produk Genetically Modified Food dan Genetically Modified Organism oleh Uni Eropa yang dianggap Amerika Serikat sebagai penggagalan upaya mengatasi kelaparan melalui penciptaan jenis-jenis pertanian baru dan juga sebagai pembatasan perdagangan bebas. Penelitian ini, menggambarkan faktor-faktor penolakan Uni Eropa terhadap produk-produk Genetically Modified Food dan Genetically Modified Organism dari Amerika Serikat. Penelitian ini menggunakan teknik analisis kualitatif dengan jangkauan waktu tahun 1998 sampai 2004. Konsep-konsep dan teori yang digunakan untuk menjawab rumusan masalah adalah Konsep dan teori yang digunakan yaitu Import Discipline Hypotetic yang digunakan untuk menjawab permasalah yang berhubungan dengan ekonomi. Selain itu, Hegemonial stability Theory yang dijembatani oleh perspektif merkantilisme digunakan untuk menjelaskan permasalahan politik dan precautionary principle untuk menjelaskan permasalahan ideologi. Penelitian ini menyimpulkan, dari segi non-biologi, alasan penolakan GMF dan GMO oleh Uni Eropa disebabkan karena adanya pelanggaran precautionary principle oleh Amerika Serikat dengan tidak mengizinkan pelabelan pada produkproduk GMF dan GMO sedangkan dari sisi ekonomi dan politik, tidak terbukti.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis.HI.27/12 Ama f
Uncontrolled Keywords: MODIFIED FOOD ; MIDIFIED ORGANISM
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3840-4375 Regulation of industry, trade, and commerce. Occupational law > K3926-3935 Food processing industries
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Creators:
CreatorsNIM
ISHLAH FARAH AMALLINA, 070810533UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Depositing User: mrs hoeroestijati beta
Date Deposited: 10 Aug 2012 12:00
Last Modified: 16 Sep 2016 01:38
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/15450
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item