PENGARUH KOMBINASI LATIHAN YOGA PRANAYAMA DAN ENDURANCE EXERCISE TERHADAP PENINGKATAN ARUS PUNCAK EKSPIRASI PAKSA DAN KONTROL ASMA DI RUMAH SAKIT UNIVERSITAS AIRLANGGA DAN RUMAH SAKIT UMUM HAJI SURABAYA

AKBAR NUR, 131714153045 (2019) PENGARUH KOMBINASI LATIHAN YOGA PRANAYAMA DAN ENDURANCE EXERCISE TERHADAP PENINGKATAN ARUS PUNCAK EKSPIRASI PAKSA DAN KONTROL ASMA DI RUMAH SAKIT UNIVERSITAS AIRLANGGA DAN RUMAH SAKIT UMUM HAJI SURABAYA. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (Abstrak)
ABSTRAK.pdf

Download (314kB)
[img] Text (Daftar isi)
DAFTAR ISI.pdf

Download (584kB)
[img] Text (Daftar pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (463kB)
[img] Text (Fulltext)
TKP.10-19 Nur p.pdf

Download (2MB)
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar belakang: Prevalensi asma meningkat tajam dan saat ini asma diketahui sebagai penyebab kecacatan (disability) yang paling sering, membutuhkan biaya banyak dan penyakit dengan kematian yang dapat di cegah. Tujuan: Penelitian ini menganalisis pengaruh kombinasi latihan yoga pranayama dan endurance exercises terhadap peningkatan arus puncak ekspirasi paksa dan kontrol asma. Metode: Penelitian ini menggunakan Quasy Experimen dengan pendekatan pre-post test control group design, populasi penelitian adalah pasien asma di poli paru Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA) dan Rumah Sakit Umum Haji Surabaya (RSU Haji). Pengambilan sampel dilakukan dengan Teknik consecutive sampling sesuai dengan kriteria inklusi dengan total 72 responden. Intervensi kombinasi latihan yoga pranayama dan endurance exercise dilakukan 2 kali perminggu, selama 6 minggu. Nilai arus puncak ekspirasi paksa (APEP) diukur dengan Peak Flow Meter dan nilai kontrol asma diukur dengan Asthma Control Test (ACT). Analisis data menggunakan paired t-test, Mann-Whitney, Wilcoxon test, dan Manova. Hasil: Perbedaan antara pre-post latihan kombinasi yoga pranayama dan endurance exercise antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol dievaluasi menggunakan uji statistik Wilcoxon test dan uji Manova. Terjadi peningkatan Arus Puncak Ekspirasi Paksa (APEP) secara bermakna setelah dilakukan latihan kombinasi yoga pranayama dan endurance exercise selama 6 minggu didapatkan nilai signifikansi (p < 0,05) dan kontrol asma pada kelompok intervensi (p < 0,05) dibandingkan dengan kelompok kontrol didapatkan nilai signifikansi (p > 0,05). Hal ini berarti latihan kombinasi yoga pranayama dan endurance exercises efektif untuk meningkatkan APEP dan kontrol asma. Kesimpulan: Latihan kombinasi yoga pranayama dan endurance exercise dapat meningkatkan arus puncak ekspirasi paksa dan kontrol asma.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKC KK TKP.10/19 Nur p
Uncontrolled Keywords: Kombinasi latihan yoga pranayama dan endurance exercises, arus puncak ekspirasi paksa (APEP), dan kontrol asma
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC1200 Sports Medicine
Divisions: 13. Fakultas Keperawatan > Magister Keperawatan
Creators:
CreatorsNIM
AKBAR NUR, 131714153045UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorMuhammad Amin, Prof. Dr. , dr., Sp.P (K)UNSPECIFIED
Thesis advisorMuhammad Sajidin, Dr. , S. Kp., M. KesUNSPECIFIED
Depositing User: Fahimatun Nafisa Nafisa
Date Deposited: 27 Jun 2019 07:13
Last Modified: 27 Jun 2019 07:13
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/84157
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item