PENGARUH TERAPI FACE MASSAGE METODE SWEDISH DAN KOMBINASI HERBAL MINYAK JINTAN HITAM (NIGELLA SATIVA), BENGKUANG (PACHYRRHIZUS EROSUS L URBAN), COKELAT (THEOBROMA CACAO), DAN MADU UNTUK MENGURANGI KERUTAN PADA WAJAH

FARAH NUR FIRDAUSIANA ADNIN, 151610413006 (2019) PENGARUH TERAPI FACE MASSAGE METODE SWEDISH DAN KOMBINASI HERBAL MINYAK JINTAN HITAM (NIGELLA SATIVA), BENGKUANG (PACHYRRHIZUS EROSUS L URBAN), COKELAT (THEOBROMA CACAO), DAN MADU UNTUK MENGURANGI KERUTAN PADA WAJAH. Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text
FV.PT 20 19 Adn p ABSTRAK.pdf

Download (29kB)
[img] Text
FV.PT 20 19 Adn p DAFTAR ISI.pdf

Download (45kB)
[img] Text
FV.PT 20 19 Adn p DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (40kB)
[img] Text (FULLTEXT)
FV.PT 20 19 Adn p.pdf
Restricted to Registered users only until 10 December 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: Http://lib.Unair.ac.id

Abstract

Penuaan kulit adalah proses makhluk hidup yang tidak bisa dihindari. Penurunan fungsi fisiologis dan penipisan lapisan kulit disebabkan menurunnya kemampuan proliferasi kulit, sehingga terjadi peningkatan transepidermal water loss (TEWL), penurunan produksi keringat, penurunan kemampuan mempertahankan kelembaban kulit, serta penurunan faktor-faktor yang mempertahankan kelembaban kulit. Matriks ekstraseluler merupakan komponen penyusun terbanyak dari massa kulit, sehingga penurunan sintesis dan peningkatan degradasi terhadapnya akan menyebabkan perubahan yang paling tampak pada penuaan kulit berupa kerutan (wrinkle), hilangnya elastisitas, dan kekenduran (sagging). Penuaan atau kerutan pada wajah dapat diterapi secara konvensional skin filler, botox, laser resurfacing, dan Intense Pulsed Light. Akan tetapi bukanlah solusi yang baik dan pasti ada efek samping sehingga penulis mencoba memberikan terapi dengan pijat dan herbal. Terapi pijat yang digunakan adalah face massage metode swedish dan kombinasi herbal topikal dari minyak jintan hitam (Nigella sativa) 0.6 ml, bengkuang (Pachyrrhizus erosus L Urban) 2 g, cokelat (Theobrama cacao) 1 g, dan madu 5 ml untuk mengurangi kerutan pada wajah. Terapi ini dilakukan setiap 3 hari sekali selama 12 kali terapi. Hasil studi kasus didapatkan bahwa setelah mendapatkan terapi secara bertahap, pasien mengalami belum mengalami perubahan untuk kerutan pada wanita yang berusia 45 tahun. Akan tetapi, terapi ini memberikan efek untuk melembabkan serta merelaksasi kulit wajah sehingga menambah kepercayaan diri pada wanita yang mulai memasuki usia pra lansia ini. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penanganan kerutan menggunakan terapi pijat dan herbal yang diberikan pada pasien belum memberikan efek yang baik bagi wanita berusia 45 tahun penderita kerutan pada wajah namun memberikan efek yang baik untuk melembabkan serta menambah rasa percaya diri pasien.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir D3)
Additional Information: KKA KK FV.PT 20/19 Adn p
Uncontrolled Keywords: PENGARUH TERAPI FACE MASSAGE METODE SWEDISH DAN KOMBINASI HERBAL MINYAK JINTAN HITAM (NIGELLA SATIVA), BENGKUANG (PACHYRRHIZUS EROSUS L URBAN), COKELAT (THEOBROMA CACAO), DAN MADU UNTUK MENGURANGI KERUTAN PADA WAJAH
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Pengobat Tradisional
Creators:
CreatorsNIM
FARAH NUR FIRDAUSIANA ADNIN, 151610413006UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorProf. Dr. Bambang Poernomo S., drh., MS, NIDN :'0030075201UNSPECIFIED
Depositing User: Dwi Marina
Date Deposited: 10 Dec 2019 08:15
Last Modified: 10 Dec 2019 08:15
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/92443
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item