Perbedaan Larva Stadium Kedua dan L2 Toxocara canis pada Jaringan Mencit Menggunakan Scanning Electron Microscopy

Vindo Rossy Pertiwi and Kusnoto and Setiawan Koesdarto and Nunuk Dyah Retno Lastuti and Lucia Tri Suwanti and Mufasirin (2019) Perbedaan Larva Stadium Kedua dan L2 Toxocara canis pada Jaringan Mencit Menggunakan Scanning Electron Microscopy. Jurnal Veteriner, 20 (3). pp. 390-396. ISSN 1411-8327

[img] Text (Jurnal)
Bukti C 15 Perbedaan Larva Stadium Kedua dan L2 Toxocara canis pada Jaringan Mencit Menggunakan Scanning Electron Microscopy-dikompresi.pdf

Download (597kB)
[img] Text (Peer Review)
Peer review C 15.pdf

Download (2MB)
Official URL: https://ojs.unud.ac.id/index.php/jvet/article/down...

Abstract

Toxocariasis merupakan salah satu penyakit zoonosis yang disebabkan oleh Toxocara spp. yaitu Toxocara canis. Toxocara canis memiliki beberapa stadium hidup hingga dapat menginfeksi hewan dan manusia, yaitu tahap telur, larva stadium pertama (L1), larva stadium kedua (L2), larva stadium ketiga (L3) hingga cacing dewasa. Penelitian tentang jaringan L2 dan L2 dari T. canis pada inang paratenik menggunakan Scanning Electron Microscopy (SEM) belum banyak dilaporkan karena beberapa faktor. Beberapa penyebab antara lain karena L2 yang tidak mudah ditemukan dan diidentifikasi, sehingga penelitian mengenai morfologi ultrastruktur jarang dilakukan pada L2 dan L2 jaringan. Pengetahuan tentang morfologi ultrastruktur dari jaringan L2 dan L2 dari cacing T. canis sangat penting dalam menentukan diagnosis, terutama diagnosis etiologi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeteksi morfologi ultrastruktur L2 dan L2 jaringan T. canis menggunakan SEM. Sampel dari penelitian ini adalah feses anjing yang terinfeksi toxocariasis dan saluran pencernaan anjing yang diperoleh dari tempat pemotongan anjing. Sampel adalah cacing T. canis dewasa, cacing betina dibedah dan diambil dari uterus cacing untuk mengoleksi telur. Hasil penelitian ini pada pemeriksaan mikroskopis dan menggunakan kamera Optilab menunjukkan perbedaan antara L2 dan L2 jaringan yaitu panjang L2 yang menetas dari telur adalah 390 ìm dan dengan lebar 23,4 ìm di titik tengah tubuh. Panjang larva stadium kedua dari jaringan somatik mencit yang diinfeksi adalah 410 ìm dan lebarnya 22,5 ìm di titik tengah, serta terdapat perbedaan pada dorsal lip, kutikula, body ring, cervical alae, buccal capsul, dan tail. Kata-kata kunci: Toxocara canis; larva stadium kedua; Scanning electron microscopy

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Toxocara canis; larva stadium kedua; Scanning electron microscopy
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture > SF405.5-407 Laboratory animals
S Agriculture > SF Animal culture > SF600-1100 Veterinary medicine > SF811-909 Veterinary medicine of special organs, regions, and systems
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan > Parasitologi Veteriner
Creators:
CreatorsNIM
Vindo Rossy PertiwiUNSPECIFIED
KusnotoNIDN0010036303
Setiawan KoesdartoNIDN0028095203
Nunuk Dyah Retno LastutiNIDN0018045303
Lucia Tri SuwantiNIDN0028086208
MufasirinNIDN0011076705
Depositing User: Nn Erna Dwi Indriyani
Date Deposited: 20 Apr 2020 04:44
Last Modified: 20 Apr 2020 04:44
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/95113
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item