PERBEDAAN ETIKA JAWA DALAM DWILOGI NOVEL PARA PRIYAYI DAN NOVEL JALAN MENIKUNG KARYA UMAR KAYAM

FIRDHAUS BUDI NYATA, 121111046 (2015) PERBEDAAN ETIKA JAWA DALAM DWILOGI NOVEL PARA PRIYAYI DAN NOVEL JALAN MENIKUNG KARYA UMAR KAYAM. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2015-nyatafirdh-39159-9.abstr-k.pdf

Download (291kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
FS. BI. 85-15 Nya p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (659kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Skripsi ini berjudul “Perbedaan Etika Jawa dalam Dwilogi Novel Para Priyayi dan Novel Jalan Menikung Karya Umar Kayam” Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan memaknai perbedaan etika Jawa dalam novel Para Priyayi dan novel Jalan Menikung karya Umar Kayam. Data penelitian ini adalah novel Para Priyayi dan novel Jalan Menikung karya Umar Kayam, serta sejumlah referensi pendukung. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan tekhnik studi pustaka. Bagian analisis memanfaatkan teori Struktural yang dikembangkan oleh Robert Stanton untuk mengidentifikasi perbedaan unsur-unsur struktural dan memanfaatkna konsep etika Jawa untuk memaknai perbedaan etika Jawa dalam kedua novel karya Umar Kayam tersebut. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa konsep etika Jawa dalam novel Para Priyayi karya Umar Kayam yang direalisasikan melalui karakter tokoh dan latar masih relevan dengan kondisi masyarakat Jawa pada masa itu dan masih dijalankan melalui gaya hidup golongan priyayi. Sementara itu, dalam novel Jalan Menikung karya Umar Kayam konsep etika Jawa telah berbeda dan banyak bergeser. Ada beberapa faktor yang mendorong terjadinya perbedaan dan pergeseran tersebut di antaranya adalah kolonialisme dan kecenderungan untuk mengikuti zaman atau menyesuaikan diri kepada alam modern seperti yang diciptakan oleh masyarakat Barat, sangat kuat. Mobilitas yang begitu cepat di zaman yang serba modern menimbulkan perbedaan dan pergeseran dalam stratifikasi sosial. Ada golongan yang mencoba melegitimasi kedudukannya sebagai golongan elit baru. Ada juga kaum aristokrasi lama yang semakin lama peranannya semakin hilang

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FS. BI. 85/15 Nya p
Uncontrolled Keywords: ETHICS IN LITERATURE; ETHICS-JAVANESE
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BJ Ethics > BJ1725 Ethics of Social Groups, Classes, etc., Professional Ethics
P Language and Literature
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Indonesia
Creators:
CreatorsEmail
FIRDHAUS BUDI NYATA, 121111046UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorPurwantini, Dr. Hj. ,Dra., M.HumUNSPECIFIED
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 26 Nov 2015 12:00
Last Modified: 30 Aug 2016 01:39
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/14485
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item