EVALUASI KINERJA OPERASIONAL SEBAGAI ALAT UNTUK MENGIDENTIFIKASI PERBAIKAN KINERJA PADA INSTALASI RAWAT INAP RSUD TULUNGAGUNG

YARMAN SANDI SUPENO, 049711583 E (2005) EVALUASI KINERJA OPERASIONAL SEBAGAI ALAT UNTUK MENGIDENTIFIKASI PERBAIKAN KINERJA PADA INSTALASI RAWAT INAP RSUD TULUNGAGUNG. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-supenoyarm-5983-a40105.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
7793.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Manajemen RSUD Tulungagung dalam mengidentifikasi kinerja operasional adalah dengan menerapkan evaluasi kinerja operasional. Evaluasi kinerja operasional terhadap fungsi kinerja digunakan untuk menentukan seberapa besar kontribusi yang diberikan terhadap tujuan organisasi dengan melaksanakan fungsinya secara efektif. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami mengenai manfaat pelaksanaan evaluasi kinerja operasional sebagai alat untuk mengidentifikasi perbaikan pada fungsi kinerja pada Instalasi Rawat Inap RSUD Tulungagung. subyek penelitiannya adalah audit operasional, sedangkan obyek penelitiannya adalah fungsi kinerja pada Instalasi Rawat Inap RSUD Tulungagung. Rancangan penelitian ini menggunakan metode case-deskriptif untuk menjawab permasalahan yang ada karena (Yin, 2001 : 1) metode case study¬deskriptif merupakan strategi yang lebih cocok bila pokok pertanyaan suatu penelitian berkenaan dengan "how" dan dapat digunakan untuk meneliti suatu hal yang fokusnya terjadi pada saat ini (kontemporer) di dalam konteks kehidupan nyata dengan sedikit peluang bagi penulis untuk mengontrol peristiwa-peristiwa yang akan diselidiki. Kesimpulan yang dapat diambil setelah dilakukan pembahasan adalah Selama periode penelitian bed occupancy rate terus mengalami penurunan yaitu dari 70,7% menjadi 67% hingga mencapai 62,18%. Hal tersebut menunjukkan adanya tingkat human yang relatif rendah dan setiap kamar yang ada di RSUD Tulungagung, karena persentase BOR idealnya sekitar 85% per tahun. Gross Death Rate RSUD Tulungagung mengalami penurunan dari tahun ke tahun, masing-masing 49,03% tahun 2000/2001 menjadi 48,50% tahun 2001/2002 dan kemudian 47,29% pada tahun 2003. Net Death Rate cenderung mengalami peningkatan, mencerminkan mutu atau kualitas jasa pelayanan kesehatan yang diberikan oleh RSUD Tulungagung belum mencapai tingkat yang memenuhi syarat dan perlu pembenahan serta perhatian lagi agar dapat terus menjadi yang terbaik dalam hal mutu. Bed Turn Over RSUD Tulungagung memiliki cukup bagus, namun memiliki jumlah yang semakin menurun dari nilai ideal. Tahun 2000/2001 sebesar 89 orang, 2001/2002 sebesar 84 orang dan tahun 2002/2003 sebesar 62 orang.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 A 401 /05 Sup e
Uncontrolled Keywords: WORK SHARING
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD58.7-58.95 Organizational behavior, change and effectiveness. Corporate culture
H Social Sciences > HF Commerce > HF5549-5549.5 Personnel management. Employment
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA960-1000.5 Medical centers. Hospitals. Dispensaries. Clinics
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi
Creators:
CreatorsEmail
YARMAN SANDI SUPENO, 049711583 EUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAGUS WIDODO MARDIJUWONO, Drs., M.Si., AkUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Duwi Prebriyuwati
Date Deposited: 08 Feb 2008 12:00
Last Modified: 13 Jul 2017 16:05
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/7793
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item