Muhammad Rio Bagus Ilmawan (2021) Pengaruh Quality Of Working Life Terhadap Perilaku Kerja Inovatif Dengan Menggunakan Komitmen Organisasi Sebagai Variabel Mediasi Pada Karyawan. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
1. HALAMAN JUDUL.pdf Download (805kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2. ABSTRAK.pdf Download (138kB) |
|
|
Text (BAB 1)
3. BAB I.pdf Download (197kB) |
|
|
Text (BAB 2)
4. BAB II.pdf Restricted to Registered users only until 28 July 2024. Download (461kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
5. BAB III.pdf Restricted to Registered users only until 28 July 2024. Download (178kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
6. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only until 28 July 2024. Download (640kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5)
7. BAB V.pdf Restricted to Registered users only until 28 July 2024. Download (139kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (266kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
9. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only until 28 July 2024. Download (954kB) | Request a copy |
|
|
Text (PERNYATAAN KESEDIAAN PUBLIKASI)
Pernyataan Kesediaan Publikasi.pdf Restricted to Registered users only Download (236kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh quality of working life berpengaruh terhadap perilaku kerja inovatif dengan menggunakan komitmen organisasi sebagai variabel mediasi pada karyawan. Perilaku kerja inovatif didefinisikan sebagai keseluruhan dari tindakan individu yang mengarahkan pada pemunculan, pengenalan dan penerapan dari sesuatu baru yang dapat menguntungkan pribadi, kelompok maupun organisasi yang mana berbentuk pengembangan ide atau teknologi baru yang lebih efisien (Kleysen & Street, 2001). Quality of working life didefinisikan sebagai persepsi karyawan bahwa mereka ingin merasa aman, secara relatif merasa puas dan mendapat kesempatan mampu tumbuh dan berkembang selayaknya manusia (Wayne, 1992 dalam Arifin, 2012). Komitmen organisasi didefinisikan sebagai suatu konstruk psikologis yang merupakan karakteristik hubungan anggota organisasi dengan organisasinya, dan memiliki implikasi terhadap keputusan individu untuk melanjutkan keanggotaannya dalam berorganisasi (Meyer & Allen, 1997). Metode yang digunakan dalam peneltian ini adalah metode kuantitatif dengan 130 subjek karyawan. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Innovative Work Behavior Scale milik Kleysen dan Street (2001), TCM Employee Commitment Survey Meyer dan Allen (1993) dan Quality of Working Life scale Wayne, (1992 dalam Noor Arifin, 1999). Analisa data menggunakan regresi sederhana, regresi berganda dan untuk analisis mediasi menggunakan PROCESS by Andrew F. Hayes, uji diolah dengan program SPSS 22.0 for Windows. Hasil penelitian menyimpulkan adanya peran partial mediation dari komitmen organisasi yang secara tidak langsung mengendalikan pengaruh quality of working life terhadap perilaku kerja inovatif. Sehingga quality of working life dapat memprediksi perilaku kerja inovatif dengan dimediasi oleh AC, CC dan NC yang merupakan dimensi dari komitmen organisasi. Tingginya quality of working life akan meningkatkan komitmen organisasi, yang kemudian juga meningkatkan perilaku kerja inovatif.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 Psi. 75/21 Ilm p | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Kualitas kehidupan kerja, komitmen organisasi, perilaku kerja inovatif, karyawan | ||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HF Commerce > HF5548.8 Psychology, Industrial | ||||||
| Divisions: | 11. Fakultas Psikologi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | sugiati | ||||||
| Date Deposited: | 28 Jul 2021 14:03 | ||||||
| Last Modified: | 28 Jul 2021 14:03 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/108987 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


