Maulia Annisya Herlitasari, ,- (2022) Hubungan Antara Faktor Individu Dan Postur Kerja Dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pada Pekerja Packing Di PT Lotus Indah Textile Industries. Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (115kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
151911713019.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Postur kerja atau posisi kerja tidak alamiah umumnya terjadi akibat adanya ketidaksesuaian antara pekerjaan dengan kemampuan bekerja. Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan keluhan atau gangguan yang dirasakan oleh seseorang mulai dari keluhan ringan hingga rasa sakit yang parah pada bagian sendi, saraf, otot maupun tulang belakang akibat pekerjaannya yang tidak alamiah. Usia merupakan proses menjadi tua disertai kurangnya kemampuan kerja karena perubahan-perubahan yang terjadi pada sistem tubuh, sistem kardiovaskular dan hormonal. Durasi kerja merupakan waktu kerja bagi seseorang menentukan efisiensi dan produktivitasnya. Masa kerja merupakan lamanya pekerja bekerja diperusahaan. Adapun jenis kelamin merupakan suatu identitas seorang laki-laki atau perempuan. Tujuan dalam penelitian ini ialah untuk menganalisis hubungan antara faktor individu (usia, durasi kerja, masa kerja dan jenis kelamin) dan postur kerja dengan keluhan MSDs pada pekerja packing di PT Lotus Indah Textile Industries. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional yang dilakukan pada sampel sebanyak 16 pekerja packing di PT Lotus Indah Textile Industries. Variabel penelitian meliputi postur kerja, faktor individu (usia, durasi kerja, masa kerja dan jenis kelamin) dan keluhan MSDs. Postur kerja dinilai dengan metode Rapid Entire Body Assesment (REBA), sedangkan keluhan MSDs dianalisa menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM). Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan metode analisa crosstab atau tabulasi silang. Hasil penilaian postur kerja pada pekerja packing menunjukan skor terendah adalah 5 dan tertinggi adalah 11. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa rata-rata usia pekerja packing adalah dibawah 35 tahun sebesar 68,8%, dengan durasi kerja 7 jam/hari, 56,2% pekerja memiliki masa kerja dibawah 6 tahun dan jenis kelamin pekerja yang beresiko MSDs tinggi adalah perempuan sebesar 56,2%. Kesimpulan penelitian ini adalah pekerja yang memiliki tingkat risiko postur kerja tinggi mengalami tingkat keluhan MSDs yang masuk pada kategori sakit.
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir D3) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | postur kerja, keluhan MSDs, tenaga kerja packing | ||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HF Commerce > HF5549-5549.5 Personnel management. Employment | ||||||
| Divisions: | 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Hiperkes dan Keselamatan Kerja | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Guruh Haris Raputra, S.Sos., M.M. | ||||||
| Date Deposited: | 11 Dec 2025 06:03 | ||||||
| Last Modified: | 11 Dec 2025 06:03 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/139633 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


