Fachri Muchlasul A'mal, -
(2026)
PENGARUH JOB INSECURITY DAN WORK-FAMILY CONFLICT TERHADAP BURNOUT PADA GIG WORKER.
Repository Universitas Airlangga.
(Unpublished)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena perkembangan gig economy yang menimbulkan tantangan baru bagi para pekerjanya (gig worker), termasuk tingginya risiko ketidakpastian kerja (job insecurity) dan kesulitan dalam menyeimbangkan antara tuntutan pekerjaan dan tanggung jawab keluarga (work- family conflict). Kondisi ini dapat menjadi prediktor kuat munculnya burnout. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh simultan dan parsial dari job insecurity dan work-family conflict terhadap burnout pada gig worker. Partisipan dalam penelitian ini adalah 112 gig worker yang menggunakan platform digital dengan usia di atas 18 tahun. Burnout diukur menggunakan adaptasi skala Maslach-trisni burnout inventory (MTBI). Job insecurity diukur dengan Job insecurity questionnaire (JIQ) hasil translasi Tania Safitri, dan Work and family conflict scale (WAFCS) hasil adaptasi Parenting and Family Support Centre, The University of Queensland. Analisis data dilakukan menggunakan teknik Analisis Regresi Linier Berganda dengan bantuan program Jamovi 2.3.16. Hasil analisis regresi berganda (R²=0,796, p<0,001) menunjukkan bahwa job insecurity dan work-family conflict secara simultan berpengaruh signifikan terhadap burnout pada gig worker. Secara parsial, job insecurity (β=1,10; p<0,001) dan work-family conflict (β=1,32; p<0,001) terbukti masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap burnout.
Kata kunci: burnout, gig worker, job insecurity, work-family conflict
Actions (login required)
 |
View Item |