Raissa Callista Anyndya, - (2022) Daya Antibakteri Nano Ikan Teri Jengki (Stolephorus Insularis) Terhadap Lactobacillus Acidophilus dan Aggregatibacter Actinomycetemcomitans. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
021811133129_HALAMAN JUDUL.pdf Download (434kB) |
|
|
Text (BAB I)
021811133129_BAB I.pdf Download (67kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
021811133129_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Latar belakang: Lactobacillus acidophilus dan Aggregatibacter actinomycetemcomitans merupakan bakteri gram yang dapat menyebabkan terjadinya berbagai permasalahan dalam rongga mulut sehingga dibutuhkan bahan yang memiliki daya antibakteri. Kalsium hidroksida, chlorhexidine, dan sodium hypoclorite sebagai bahan antibakteri memiliki kekurangan diantaranya terbentuk tunnel defect, menyebabkan dysgeusia, dan merusak jaringan periapikal sehingga diharapkan ada bahan alami sebagai alternatif. Nano ikan teri jengki memiliki senyawa aktif yakni fluor yang berpotensi sebagai bahan antibakteri. Tujuan: Menganalisis pengaruh daya antibakteri nano ikan teri jengki (Stolephorus insularis) terhadap Lactobacillus acidophilus dan Aggregatibacter actinomycetemcomitans. Metode: Penelitian ini merupakan eksperimental laboratoris in vitro dengan the post-test only control group design. Ikan teri jengki dijadikan nano dan diencerkan dengan metode dilusi menjadi beberapa konsentrasi. Digunakan metode kontak langsung antara beberapa konsentrasi dan kedua bakteri. Nilai KHM (Konsentrasi Hambat Minimum) dan KBM (Konsentrasi Bunuh Minimum) didapatkan dengan menghitung jumlah koloni bakteri pada media Mueller Hinton Agar. Pertumbuhan koloni bakteri dihitung secara manual dalam satuan Colony Forming Unit (CFU). Hasil: Daya antibakteri nano ikan teri jengki pada Lactobacillus acidophilus menunjukkan hasil KHM pada konsentrasi 1,56% dan KBM pada konsentrasi 3,125%. Daya antibakteri nano ikan teri jengki pada Aggregatibacter actinomycetemcomitans menunjukkan hasil KHM pada konsentrasi 3,125% dan KBM pada konsentrasi 6,25%. Kesimpulan: Nano ikan teri jengki memiliki daya antibakteri terhadap bakteri Lactobacillus acidophilus dan Aggregatibacter actinomycetemcomitans
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK S.FKG.68-22 RAI d | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Nano ikan teri jengki, antibakteri, Lactobacillus acidophilus, Aggregatibacter actinomycetemcomitans. | |||||||||
| Subjects: | Q Science > QR Microbiology > QR75-99.5 Bacteria R Medicine > RK Dentistry |
|||||||||
| Divisions: | 02. Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | sugiati | |||||||||
| Date Deposited: | 12 May 2026 01:57 | |||||||||
| Last Modified: | 12 May 2026 01:57 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/140867 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


