SHERINA SAFITRI SRI ANJANI, - (2022) Hubungan Faktor Personal, Faktor Pekerjaan dan Unsafe Action dengan Unsafe Condition di PT. X Surabaya. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
101811535032-HLM JUDUL.pdf Download (436kB) |
|
|
Text (BAB 1)
101811535032-BAB 1.pdf Download (66kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
101811535032.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Kecelakaan kerja terdiri dari penyebab langsung dan penyebab dasar. Unsafe action dan unsafe condition berperan sebagai penyebab langsung dari kecelakaan kerja. Sedangkan, faktor personal dan faktor pekerjaan berperan sebagai penyebab dasar dari kecelakaan kerja. Berkaitan dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan penyebab langsung kecelakaan kerja yaitu unsafe action, penyebab dasar yaitu faktor personal (pengetahuan, kemampuan fisik dan stress kerja) serta faktor pekerjaan (peralatan) dengan unsafe condition pada Tenaga Kerja Bongkar Muat di PT. X Surabaya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif menggunakan pendekatan kuantitatif dengan design study cross-sectional. Besar sampel ditentukan menggunakan rumus Lameshow didapatkan 52 sampel. Variabel yang diteliti yaitu faktor personal (pengetahuan, kemampuan fisik dan stress kerja), faktor pekerjaan (peralatan), unsafe action dengan unsafe condition. Data diperoleh dengan cara menyebarkan kuisioner kepada responden lalu hasilnya dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Ranked-Test untuk mengetahui kuat hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor personal berdasarkan pengetahuan (sig. 0,827), kemampuan fisik (sig. 0,154) dan faktor pekerjaan berdasarkan peralatan (sig. 0,670) tidak berhubungan dengan unsafe condition. Selain itu, didapatkan hasil faktor personal berdasarkan stress kerja (sig. 0,040) dan unsafe action (sig. 0,045) memiliki hubungan dengan unsafe condition. Dengan kekuatan hubungan yaitu cukup kuat (r 0,268) dengan arah hubungan positif. Kesimpulan berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa stress kerja dan unsafe action memiliki hubungan signifikan dengan unsafe condition dengan arah yang positif. Saran yang dapat diberikan yaitu perusahaan diharapkan dapat melakukan pembagian jadwal kerja (tanggung jawab CC) yang adil dan merata untuk mengurangi stress serta rutin melakukan pelatihan K3 serta pelatihan yang berkaitan dengan pekerjaan TKBM untuk meningkatkan kepekaan terhadap K3.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FKM.PDD 01 - 23 She h | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Faktor Personal, Faktor Pekerjaan, Kecelakaan Kerja, Kondisi Tidak Aman, Perilaku Tidak Aman | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine | ||||||
| Divisions: | 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | prasetyo adi nugroho | ||||||
| Date Deposited: | 19 May 2026 00:48 | ||||||
| Last Modified: | 19 May 2026 00:48 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141069 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


