Nadia Sherli Syafira, - (2022) Hubungan Antara Karakteristik Sosiodemografi Dan Lingkungan Belajar Klinik Dengan Tingkat Kecemasan Mahasiswa Profesi Kebidanan Selama Pandemi Covid-19. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
011811233044_HALAMAN JUDUL.pdf Download (874kB) |
|
|
Text (BAB I)
011811233044_BAB I.pdf Download (353kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
011811233044_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Prevalensi kecemasan meningkat disebabkan adanya pandemi COVID-19. Salah satu yang terdampak kecemasan saat pandemi COVID-19 lebih tinggi adalah mahasiswa yang sedang melakukan pembelajaran klinik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh sosiodemografi dan lingkungan belajar klinik terhadap tingkat kecemasan pada mahasiswa Profesi Kebidanan selama pandemi COVID-19. Metode: Jenis penelitian yang digunakan observasional dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara total sampling. Jumlah sampel sebanyak 82 mahasiswa aktif Profesi Kebidanan Universitas Airlangga yang tidak memiliki kondisi komorbid medis atau psikiatri yang sudah ada sebelumnya. Variabel dependen adalah tingkat kecemasan dan variabel independen terdiri dari usia, semester perkuliahan, status domisili, status perkawinan, pendapatan keluarga, dan lingkungan belajar klinik. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner. Analisis data menggunakan uji koefisien kontingensi dan spearman’s rho. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan prevalensi tingkat kecemasan yang paling tinggi adalah tidak ada kecemasan sebanyak 52,4%. Sebagian besar responden berusia 20-27 tahun sebanyak 73,2%, berada pada semester 2 perkuliahan sebanyak 76,8%, tinggal di kos/kontrakan sebanyak 74,4%, berstatus belum menikah sebanyak 75,6%, berpendapatan keluarga tingkat sangat tinggi sebanyak 68,3%, dan mempersepsikan lingkungan belajar klinik buruk sebanyak 51,2%. Berdasarkan hasil uji koefisien kontingensi dan spearman’s rho menunjukkan bahwa usia p=0,047 (p<0,05), semester perkuliahan p=0,991 (p>0,05), status domisili p=0,076 (p<0,05), status perkawinan p=0,406 (p>0,05), pendapatan keluarga p=0,872 (p>0,05), lingkungan belajar klinik p=0,008 (p<0,05). Kesimpulan: Data tersebut menunjukkan bahwa usia, status domisili dan lingkungan belajar klinik berkontribusi terhadap kejadian kecemasan pada masa pandemi COVID-19.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK S.FK.B. 74/22 Nad h | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Kecemasan, pandemi COVID-19, lingkungan belajar klinik, kebidanan | |||||||||
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology | |||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S1 Kebidanan | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | sugiati | |||||||||
| Date Deposited: | 19 May 2026 01:24 | |||||||||
| Last Modified: | 19 May 2026 01:24 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141081 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


