Studi Etnomedisin Penggunaan Tanaman Obat Dalam Mengatasi Gejala Ringan Covid-19 Di Kecamatan Ketapang Kabupaten Sampang Madura

ANISA MAULIDI SYAVIRA (2022) Studi Etnomedisin Penggunaan Tanaman Obat Dalam Mengatasi Gejala Ringan Covid-19 Di Kecamatan Ketapang Kabupaten Sampang Madura. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
051711133024_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (779kB)
[img] Text (BAB I)
051711133024_BAB I.pdf

Download (144kB)
[img] Text (FULLTEXT)
051711133024_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Latar Belakang: Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) merupakan virus yang termasuk dalam kelompok Middle East Respiratory Syndrome (MERS-CoV) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS-CoV). Gejala utama Covid-19 adalah demam, batuk, dispnea, sakit kepala, sakit tenggorokan, dan rinore. Kebijakan Kementerian Kesehatan dan BPOM merekomendasikan penggunaan tanaman obat sebagai obat tradisional untuk menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh. Etnomedika adalah persepsi dan konsepsi masyarakat lokal dalam memahami kesehatan atau studi yang mempelajari sistem pengobatan etnik tradisional. Masyarakat Madura telah menggunakan tumbuhan sebagai obat secara turun temurun, termasuk masyarakat di Kabupaten Ketapang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanaman obat apa yang paling banyak digunakan dan bagian tanaman obat apa yang digunakan dalam pencegahan Covid-19 oleh masyarakat di Kabupaten Ketapang. Metode: Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan snowball sampling menggunakan instrumen angket. Sedangkan teknik wawancara yang digunakan adalah semi terstruktur, terbuka, dan mendalam dengan menggunakan pertanyaan terbuka. Hasil: Penelitian ini memperoleh 34 responden yang mewakili dua desa yaitu Desa Ketapang Daya dan Desa Ketapang Barat. Ada 40 jenis tanaman obat yang dimanfaatkan masyarakat di Kabupaten Ketapang. Tanaman obat ini digunakan untuk mengobati gejala mirip Covid-19 seperti batuk, flu, demam, dan sakit kepala. Kesimpulan: Secara umum tanaman obat yang paling banyak disebutkan untuk bahan ramuan jamu tradisional adalah Zingiber officinale, Curcuma longa, Averrhoa bilimbi dan Tamarindus indica.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FF 203 - 23 ANI s
Uncontrolled Keywords: Ethnomedicine, Covid-19, Medicinal Plant, Madura
Subjects: R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine
Divisions: 05. Fakultas Farmasi > Ilmu Kefarmasian
Creators:
CreatorsNIM
ANISA MAULIDI SYAVIRANIM051711133024
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 20 May 2026 07:21
Last Modified: 20 May 2026 07:21
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141203
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item