Uji Aktivitas Antioksidan Dan Identifikasi Senyawa Bioaktif Daun Salam ((Syzygium polyanthum (Wight) Walp.) Dengan Pelarut Metanol Dan N-Heksana

ANISA DWI ARINI (2022) Uji Aktivitas Antioksidan Dan Identifikasi Senyawa Bioaktif Daun Salam ((Syzygium polyanthum (Wight) Walp.) Dengan Pelarut Metanol Dan N-Heksana. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
081811433001_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (744kB)
[img] Text (BAB I)
081811433001_BAB I.pdf

Download (52kB)
[img] Text (FULLTEXT)
081811433001_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Pemicu terjadinya penyakit kronik bagi tubuh manusia disebabkan salah satunya, karena kontaminasi radikal bebas. Radikal bebas merupakan zat yang sangat reaktif apabila terakumulasi di dalam tubuh manusia. Sumber antioksidan yang berasal dari bahan sintetik diketahui memiliki efek samping yang berbahaya bagi manusia, sehingga antioksidan alami merupakan pilihan yang bijaksana bagi pencegahan radikal bebas yang merusak sel tubuh. Antioksidan alami tersebut dapat berasal dari tanamanan herbal Indonesia yaitu, daun salam (S. polyanthum). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan antioksidan serta senyawa bioaktif yang terkandung di dalam ekstrak daun salam. Ekstrak yang didapatkan melalui proses maserasi akan diuji dengan metode uji 1,1 difenil-2 pikrihidrazil (DPPH) sebagai uji antioksidan dan uji skrining fitokimia serta Gas Chromatography-Mass Spectroscopy (GC-MS) untuk mengidentifikasi kandungan senyawa bioaktif dalam ekstrak daun salam. Berdasarkan uji DPPH yang dilakukan, ekstrak daun salam dengan pelarut metanol memiliki nilai IC50 sebesar 33,67 ppm dan pada pelarut n-heksana nilai IC50 yang didapatkan yaitu 33,90 ppm, kedua hasil menunjukkan aktivitas antioksidan yang sangat tinggi. Metabolit sekunder yang ditemukan pada skrining fitokimia pada ekstrak daun salam dengan pelarut metanol yaitu, golongan senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan terpenoid, sedangkan ekstrak daun salam dengan pelarut n-heksana mengandung golongan senyawa terpenoid. Identifikasi senyawa bioaktif yang ditemui pada uji GC-MS yaitu, pada ekstrak daun salam dengan pelarut metanol ditemukannya senyawa Decanoic acid (68,47%) dan Thiosulfuric acid (9,98%). Pada pelarut n-heksana, senyawa yang paling dominan ditemukan yaitu, n-decanoic acid (48,06%), ?�caryophyllene (12,52%) dan (E,Z)-?-farnesene (22,35%).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FST.B 62 - 23 Ani u
Uncontrolled Keywords: Bay Leaf, Antioxidants, Methanol, N-Hexana, GC-MS, DPPH
Subjects: R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Biologi
Creators:
CreatorsNIM
ANISA DWI ARININIM081811433001
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorJUNAIRIAHNIDN197107142002122002
Thesis advisorHERY PURNOBASUKINIDN196705071991021001
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 21 May 2026 05:12
Last Modified: 21 May 2026 05:12
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141283
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item