Hubungan Self-Compassion dengan Psychological Well-Being Pada Wanita Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga

Nadia Ramadhan, - (2022) Hubungan Self-Compassion dengan Psychological Well-Being Pada Wanita Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HAL JUDUL)
111811133042-HAL JUDUL.pdf

Download (193kB)
[img] Text (BAB 1)
111811133042-BAB 1.pdf

Download (207kB)
[img] Text (FULLTEXT)
111811133042.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Kekerasan dalam rumah tangga yang dialami oleh korban wanitamemberikan dampak yang buruk terhadap kondisi psikologis yang dimiliki. Namun, melalui sikap self¬-compassion diasumsikan memberikan perubahan kondisi pada kondisi psikologis korban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Self-Compassion dengan Psychological Well-Being pada wanita korban kekerasan dalam rumah tangga. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pengambilan data survei. Subjek dalam penelitian ini adalah wanita berstatus menikah dengan usia pernikahan maksimal sepuluh tahun, dan memiliki pengalaman kekerasan dalam rumah tangga sebanyak 101 subjek. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur Self-Compassion adalah alat ukur Self-Compassion Scale milik Kristin Neff (2003) yang telah diadaptasi ke dalam bahasa Indonesia dan dimodifikasi sesuai dengan konteks dan subjek penelitian. Sedangkan alat ukur yang digunakan untuk mengukur psychological well-being adalah Psychological Well-Being Scale milik Ryff (1989) yang telah diadaptasi. Hasil penelitian dianalisis menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment dengan menggunakan bantuan aplikasi SPSS 25 for Windows. Hasil analisis data menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara self-compassion dengan psychological well-being pada wanita korban kekerasan dalam rumah tangga (r=0.854, p=0.000). Artinya apabila wanita korban kekerasan dalam rumah tangga memiliki kemampuan self-compassion yang tinggi, maka semakin tinggi pula kondisi psychological well-being dalam menghadapi kekerasan dalam rumah tangga. Melalui self-compassion yang tinggi tersebut, korban kekerasan dalam rumah tangga lebih mampu untuk menerima dan berdamai dengan pengalam buruk yang pernah dialami, tidak terlarut dalam kesedihan dan keputusasaan, dan mampu menyayangi diri sendiri apa adanya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 S.Psi 09 - 23 Nad h
Uncontrolled Keywords: Self-Compassion, psychological well-being, wanita, korban kekerasan dalam rumah tangga
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM1001-1281 Social psychology
Creators:
CreatorsNIM
Nadia Ramadhan, -NIM111811133042
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorACHMAD CHUSAIRI, -NIDN0031017503
Depositing User: prasetyo adi nugroho
Date Deposited: 21 May 2026 06:23
Last Modified: 21 May 2026 06:23
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141301
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item