Alexa Surya Romansyah, - (2022) Efektivitas Implementasi Maximum Surgical Blood Ordering Schedule (MSBOS) Pada Kasus Operatif Orthopedi RS UNAIR Periode Januari-Juni 2021. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
011811133108_HALAMAN JUDUL.pdf Download (925kB) |
|
|
Text (BAB I)
011811133108_BAB I.pdf Download (478kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
011811133108_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Transfusi pada pembedahan diharapkan efektif dan efisien, hal ini tidak sesuai fakta yang terjadi di Indonesia. Didapatkan di beberapa Rumah Sakit menunjukkan transfusi pembedahan yang tidak sesuai target. Pada tahun 2012 di RSUP Sanglah Denpasar, Bali didapatkan total pemesanan darah yang tidak digunakan mencapai 6.719 kantong per tahun (Mulyantari, Triyono and Sukorini, 2019). Menurut penelitian (Herlinah, Muhiddin and Arif, 2018), pada tahun 2013 didapatkan peningkatan darah batal 32% dan yang kembali 40,9%, dapat menunjukkan masih kurang tepat-guna penggunaan darah transfusi. Pemesanan kantong darah yang berlebihan menyebabkan masalah seperti kurangnya distribusi produk darah yang tepat antar pusat, peningkatan biaya dan beban kerja bank darah (Hashemi, Mousavi and Tavakolikia, 2019). Bedah Orthopedi memiliki jenis operasi yang banyak dan membutuhkan persiapan darah pre-transfusi paling banyak daripada bedah lainnya (Whitman, Author and Hayse, 2021). Penggunaan MSBOS yang efektif akan mengurangi cross match sampel darah pasien dan mengurangi pengujian yang tidak perlu dilakukan (Whitman, Author and Hayse, 2021). Hal ini juga diharapkan sebagai salah satu cara meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di RS Unair dan mengurangi biaya pengobatan pasien. Penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional dengan sampel pasien orthopedi RS Unair. Periode waktu yang diambil adalah 6 bulan (Januari-Juni 2021). Sumber data pada penelitian ini adalah data sekunder rekam medis dan bank darah RS Unair dari pasien orthopedi yang telah memberikan formulir permintaan darah ke bank darah RS Unair. Dilakukan perhitungan Cross-match to Transfusion Ratio (CTR), Transfusion Probability, dan Transfusion Index hingga dapat dirumuskan MSBOS. Sejumlah 33 unit darah dilakukan cross-match dari 21 pasien pada penelitian ini, sedangkan hanya 5 unit darah yang ditransfusikan ke 4 pasien. Didapatkan 7 dari 8 jenis operasi memiliki nilai CTR lebih dari 2, sejumlah 6 jenis operasi memiliki Transfusion Probability rendah di bawah 30, dan 6 jenis operasi memiliki TI di bawah 0,5. Pada operasi Total Hip Replacement (THR) dan ORIF Platting Symphisis direkomendasikan MSBOS 2 unit darah, sedangkan lainnya disarankan Group, Screen, Hold (GSH). Secara keseluruhan CTR pada penelitian ini tinggi menandakan adanya pemborosan darah yang signifikan. Oleh karena itu, kami menyarankan implementasi MSBOS ini untuk mencegah pemborosan darah.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KK KKA S.FK.D.154-22 Ale e | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Orthopedic surgery, Cross-match to Transfusion Ratio (CTR), Transfusion probability, MSBOS | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RD Surgery > RD701-811 Orthopedic surgery | |||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | sugiati | |||||||||
| Date Deposited: | 22 May 2026 04:33 | |||||||||
| Last Modified: | 22 May 2026 04:33 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141400 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


