BUNGA INTAN, - (0002) Pengaruh Pakan Buatan Dengan Sumber Protein Berbeda Terhadap Tingkat Konsumsi Pakan, Rasio Konversi Pakan Dan Retensi Nutrien Artemia franciscana. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
141811133008-HAL JUDUL.pdf Download (462kB) |
|
|
Text (BAB 1)
141811133008-BAB 1.pdf Download (50kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
141811133008.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Budidaya Artemia untuk menghasilkan naupli sebagai pakan larva ikan/udang telah banyak dilakukan guna mengurangi impor kista Artemia. Namun kendala utama yang dihadapi adalah ketersediaan pakan yang sangat bergantung pada pakan alami seperti plankton. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menemukan formulasi pakan Artemia terbaik sebagai alternatif pengganti pakan alami. Penelitian dilakukan menggunakan RAL dengan 5 perlakuan: Perlakuan 1 (P1): Artemia diberi pakan Tetraselmis chuii, Perlakuan 2 (P2): Artemia diberi pakan formula tepung ikan (FI), Perlakuan 3 (P3): Artemia diberi palan formula tepung rebon (FR), Perlakuan 4 (P4): Artemia diberi pakan formula tepung kedelai (FK), Perlakuan 5 (P5): Artemia diberi pakan formula tepung maggot (FM). Pemeliharaan dilakukan selama 15 hari dan parameter yang diamati yaitu tingkat konsumsi pakan, rasio konversi pakan, efisiensi pakan, retensi nutrient meliputi retensi protein, lemak dan energi. Data yang didapatkan dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan dilakukan uji lanjut dengan uji Jarak Berganda Duncan (Duncan’s Multiple Range Test) dengan taraf 5% untuk menentukan perlakuan terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan buatan dengan sumber protein berpengaruh nyata terhadap tingkat konsumsi pakan, rasio konversi pakan, efisiensi pakan dan retensi nutrien pada Artemia, P<0.05. Pakan dengan tingkat konsumsi terendah adalah pakan formula dengan sumber protein tepung maggot (FM: 0,69). Sedangkan, tingkat konsumsi pakan untuk pakan formula dengan sumber protein tepung kedelai (FK: 1,33), tepung ikan (FI: 1,24) dan tepung rebon (FR: 1,29), menunjukkan nilai yang tidak berbeda nyata dengan pakan kontrol (T. chuii: 1,99). Nilai rasio konversi pakan (FCR) A. franciscana, p<0.05. Pakan dengan nilai FCR tertinggi pada pakan formula tepung ikan (2.33), diikuti pakan formula tepung maggot (1.79). Sedangkan pakan formula dengan FCR terendah adalah T. chuii (1.42) dan pakan formula tepung kedelai (1.37). Pakan formula dengan nilai efisiensi pakan terbaik juga didapatkan dari pakan formula tepung kedelai (74%) dan tidak berbeda nyata dengan kontrol (T. chuii: 70%). Pakan dengan nilai efisiensi pakan terendah didapat dari pakan formula tepung ikan (FI:43%). Retensi protein tertinggi diperoleh dari pakan formula tepung kedelai (FK:64,07%). Nilai retensi lemak, dimana pakan terbaik adalah pakan formula tepung kedelai sebesar 55,93%. Retensi energi pada A. franciscana yang diberi pakan Kontrol T. chuii menghasilkan nilai tertinggi yaitu 60,90%. Hasil ini menunjukkan bahwa pakan formula tepung kedelai dapat digunakan pengganti pakan alami dalam budidaya Artemia.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FPK.A 13 - 23 Bun p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Artemia franciscana, pakan formula, tingkat konsumsi pakan, rasio konversi pakan, efisiensi pakan, retensi nutrient | |||||||||
| Subjects: | S Agriculture > SF Animal culture > SF600-1100 Veterinary medicine | |||||||||
| Divisions: | 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Akuakultur | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | prasetyo adi nugroho | |||||||||
| Date Deposited: | 02 Jun 2026 06:39 | |||||||||
| Last Modified: | 02 Jun 2026 06:39 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141780 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


